Roadshow Menuju JAFF18 di Palembang, Film-Film Lokal Bentuk Karakter Kreativitas

Bioskop Online dan Jogja-NETPAC Asian Film Festival Roadshow ke Kota Palembang, Hadirkan Diskusi Pembuatan Cerita hingga Special Screening Menuju JAFF18

Tasmalinda
Senin, 30 Oktober 2023 | 07:02 WIB
Roadshow Menuju JAFF18 di Palembang, Film-Film Lokal Bentuk Karakter Kreativitas
Executive Director JAFF, Ajish Dibyo saat menjadi pembicara road to JAFF 18 di Palembang, Sumsel

Di India dengan jumlah bioskop yang besar. Seperti halnya keberadaan rumah ibadah masjid di Indonesia, bioskop hadir menampilkan budaya perfilman yang masif bagi masyarakatnya.

"Di sana, bioskop seperti masjid, banyak dan mudah ditemui, itu juga membentuk karakter budaya masyarakat filmnya," ucap Ajish.

Sementara di Indonesia memang perlu didorong 'perlakukan'yang sama.

Meski kekinian, upaya tersebut terus dilakukan. "Butuh misalnya di daerah, alokasi film-film lokal, dokumenter dari APBD/APBN yang juga memadai. Mencontoh Yogyakarta yang mengalokasikan Rp2 miliar pertahun untuk hal ini. Apalagi di Yogya kulture filmnya juga sudah terbentuk lebih lama, JAFF (kami) memulainya sudah 18 tahun yang lalu. Sama awalnya, hanya berupa komunitas kecil, bahkan panitia jadi penonton juga dulunya," ujar Ajish menjelaskan.

Baca Juga:Kunker Jokowi ke Sumsel, Jalan Tol Palindra Indralaya Ditutup 12 Jam Besok

Di Palembang sendiri punya sejarah jumlah bioskop dan masyarakat penikmat filmnya tinggi. Karena itu, kata Ajish, banyak juga contoh film lokal yang kekinian bisa menjadi project keberhasilan guna mengangkat muatan atau nuansa lokal.

"Masih ingat film uang Panai di Makasaar yang sempat ditolak XXI. Tapi saat diputar di sana (Makassar) itu film pecah, tembus 250 ribu lebih penonton dan berdasarkan skala bisnis itu sangat baik," katanya.

Selain  film Uang Panai asal Makassar juga ada di Padang punya seperti film lokal yang sama. Belum lama ini, Film Ngeri-Ngeri Sedap yang garapannya lokal sekali juga mengangkat bagaimana kehidupan dan kulture masyarakat Sumatera Utara atau Medan.

"Hal ini (keberhasilan film lokal), bisa saja nanti berpeluang di Palembang, Sumatera. Semua medium bisa menjadi peluang, yang juga membutuhkan kolaborasi menciptakan kulture," ujarnya.

Roadshow kota kedua yang digelar di Satwika Social Space, Palembang menjadi forum bagi para penggemar film, pegiat film, dan para profesional dalam industri kreatif untuk berkumpul, saling berbagi pengalaman sekaligus menjalankan perbincangan mengenai permasalahan terkini dalam dunia perfilman.

Baca Juga:3.382 Personel Polri dan TNI Diturunkan Dalam Pengamanan Kunker Jokowi di Sumsel

Acara ini berisikan Talkshow "Inside the Script: Crafting & Collaborating" dengan Irfan Ramli, Scriptwriter, Director, VP Creative & Development Visinema dan 2 Nominasi Penulis Skenario Adaptasi Terbaik FFI 2023.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini