Modus Pelaku Bobol Toko Ponsel di Mal Ternama Palembang Terungkap, Kloning Barcode Karyawan Toko Lain

Kedua tersangka tersebut yakni Heri Sugito (46), warga Surabaya, Jawa Timur dan Hendra Jaya (47), warga Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat.

Tasmalinda
Senin, 16 Januari 2023 | 22:37 WIB
Modus Pelaku Bobol Toko Ponsel di Mal Ternama Palembang Terungkap, Kloning Barcode Karyawan Toko Lain
Toko ponsel di mal Palembang kebobolan, puluhan IPhone lenyap [Sumselupdate]

SuaraSumsel.id - Aparat Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mengungkap modus pencurian sebanyak 46 unit ponsel merek Iphone dari sebuah gerai pada salah satu mal mewah di Jalan Letkol Iskandar, Palembang yang hanya bermodalkan data palsu karyawan setempat.

Kepala Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan Kompol Agus Prihardinika, di Palembang, Senin, mengatakan modus pencurian yang menghebohkan warga Palembang satu bulan terakhir ini terungkap setelah polisi menangkap dua orang tersangkanya.

Kedua tersangka tersebut yakni Heri Sugito (46), warga Surabaya, Jawa Timur dan Hendra Jaya (47), warga Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat.

Para tersangka ditangkap secara terpisah, setelah hampir satu bulan dalam buruan oleh personel Unit 1 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatara Selatan di kota asalnya masing-masing, Rabu (11/1).

Baca Juga:Sempat Buron ke Sumsel, Pelaku Penusukan Pedagang Asongan di Karawang Dicokok Polisi

“Ya, modus ini terungkap berdasarkan hasil penyidikan kami yang berlangsung saat ini,” kata dia.

Dia menjelaskan, dari hasil penyidikan itu diketahui para tersangka melakukan pemalsuan data untuk menjalankan aksinya.

Data yang dipalsukan itu berupa kode batang (barcode) dari kartu pengenal milik seorang karyawan gerai makanan cepat saji yang berada di lantai satu mal.

Pemalsuan data kode batang tersebut dilakukan secara diam-diam oleh tersangka Heri, dengan cara memindainya ke ponsel pribadinya beberapa hari sebelum melakukan aksi pencurian.

“Maka bermodalkan data palsu itulah pada 18 Desember 2022 pagi sekitar pukul 07.00 WIB mereka dengan leluasa masuk ke dalam mal selayaknya karyawan lain untuk mengelabui petugas keamanan mal,” kata dia.

Baca Juga:Harga Karet di Sumsel Kian Merosot, Ekonomi Makin Sulit

Kemudian, setibanya di dalam mal para tersangka merusak rantai dan gembok besi pintu gerai elektronik yang memang sudah diintai dan dianalisa oleh para tersangka.

Dari analisa penyidik terhadap barang bukti rekaman video kamera pengawas CCTV mal tampak tersangka langsung bergerak cepat mengambil ponsel yang disimpan di dalam lemari dan gudang beberapa saat sebelum pegawai gerai masuk kerja.

“Ada 46 unit ponsel yang dibawa kabur tersangka keluar kota. Aksi pencurian ini baru ketahuan oleh pegawai gerai sekitar pukul 07.25 WIB,” imbuhnya, dari catatan kepolisian menyatakan para tersangka ini adalah resedivis pencurian di kawasan mal lintas provinsi.

Kepala Unit 1 Jatanras Polda Sumatera Selatan Kompol Willy Oscar menambahkan masing-masing ponsel yang dicuri itu terdiri dari 11 unit ponsel Iphone 13, tiga unit Iphone pro, 31 unit Iphone 13 pro max, satu unit Iphone 14 pro max.

Total nilai kerugian yang dialami korban atas pencurian puluhan ponsel Iphone tersebut mencapai senilai Rp1 miliar, kata dia.

Ia menjelaskan, dalam pelariannya para tersangka sudah menjual beberapa unit ponsel tersebut hingga tersisa sebanyak empat unit, yakni dua unit Iphone Promax 13 (128 Gigabyte), Iphone Promax 13 (256 Gigabyte), dan Iphone Promax 14 (138 Gigabyte).

Untuk menelurusi jaringan penadah barang bukti Iphone hasil curian ini, Kepolisian Daerah Sumatera Selatan berkoordinasi dengan personel kepolisian di Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Melansir ANTARA, barang bukti ponsel sisa tersebut disita beserta uang tunai senilai Rp24,9 juta diduga hasil penjualan ponsel curian, satu buah tas ransel warna coklat, satu buah tang, dan satu buah linggis warna biru.

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman pidana penjara selama tujuh tahun.

News

Terkini

Pemandangan romantis diperlihatkan Wulan Jemeela di atas panggung konser rakyat 30 tahun Dewa 19.

Lifestyle | 16:28 WIB

Bunda Corla memberi pesan menohok kepada penggemar barang-barang branded.

Lifestyle | 07:05 WIB

Mahasiswa Unbara mengalami luka tembak di bagian pantat karena tertembak orang tidak dikenal (OTD).

News | 20:43 WIB

Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro membludak meski masih pandemi Covid-19.

News | 13:29 WIB

Gunung kerinci di perbatasan Jambi dan Sumbar kembali erupsi pagi ini.

News | 12:18 WIB

Pengelaman tidak mengenakkan dialami pengunjung yang ikut meramaikan perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro.

News | 10:31 WIB

Di ulang tahun Thariq, Mama Fuji yang juga lebih dikenal sebagai Oma Gala secara blak-blakan mendoakan Thariq.

Lifestyle | 18:45 WIB

"Kapal terbakar, tapi penumpang seluruhnya selamat. 19 penumpang berhasil dievakuasi,"

News | 12:12 WIB

Kehidupan harmoni antara manusia dan gajah Sumatera di lanskap Padang Sugihan Sumsel dilakukan digital dengan komik strip di instagram.

News | 11:42 WIB

Mantan dirut BUMD Swarna Dwipa Augie Yahya dituntut 8 tahun penjara bersama dengan tersangka lainnya Ahmad Tohir.

News | 10:59 WIB

Korban arisan online tidak hanya berasal dari Kota Palembang tetapi juga ada yang dari luar Palembang.

News | 08:53 WIB

Anggota DPRD Sumsel dilaporkan atas dugaan gelapkan uang ratusan juta, dengan modus seleksi tenaga honorer.

News | 12:21 WIB

Jalan Sudirman Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) macet parah pada pagi ini.

News | 10:59 WIB

Bunda Corla ternyata lebih memilih tinggal di Jerman ketimbang Indonesia, karena banyak manusia julid.

Lifestyle | 10:00 WIB

Warga OKI berhasil nipu nasabah bank sampai Rp1,7 miliar.

News | 08:39 WIB
Tampilkan lebih banyak