Harga Karet di Sumsel Kian Merosot, Ekonomi Makin Sulit

Harga jual komoditas karet kian merosot membuat ekonomi petani di Sumatera Selatan (Sumsel).

Tasmalinda
Senin, 16 Januari 2023 | 11:10 WIB
Harga Karet di Sumsel Kian Merosot, Ekonomi Makin Sulit
Ilustrasi - Petani memanen getah karet di Banyuasin, Sumatera Selatan, Selasa (8/1/2019). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nz]

SuaraSumsel.id - Harga jual komoditas karet di Sumatera Selatan (Sumsel) kian merosot. Hal tersebut berdampak pada perekonomian kelompok petani yang kian terpuruk. Harga jual di Kabupaten Muara Enim, misalnya Rp7.100 per kilogram turun menjadi Rp6.100 per kilogram.

Sementara pada bulanan yang sebelumnya Rp10.100 per kilogram turun menjadi Rp9.050 per kilogram. “Harga karet saat ini Rp6.100 per Minggu, tidak naik-naik malah semakin turun. Sedangkan harga pupuk dan sembako naik terus,” cetus Burhawi (56), warga Ujanmas, Minggu (15/1/2023).

Menurut Burhawi, harga karet dalam beberapa bulan terakhir tidak kunjung mengalami kenaikan. Gairah petani karet melesu. 

“Untuk harga karet Mingguan Rp6.100 per kg, sedangkan harga karet bulanan Rp9.050 per kg. Kalau sebelumnya harga karet Mingguan pernah di atas Rp10 ribu per kg. Belum lagi harga pupuk Herbisida Rp135 ribu per liter, jika merk lain harganya paling murah Rp95 ribu per liter,” keluhnya.

Baca Juga:SDG Sumsel Salurkan Bantuan Material Bangunan untuk Ponpes Sultan Mahmud Badaruddin di Palembang

“Pada masa Pak SBY petani karet cukup bergairah. Harga karet sempat menembus Rp20 ribu per kg. Kami berharap harga karet ke depan bisa di atas Rp10 per kilogramnya,” harapnya.

“Saya ada kebun karet 2,5 hektar, namun diupahkan dengan sistem bagi hasil 50:50. Sebulan hasilnya 2,5 kwintal, kalau dijual dapat Rp2.750.000 biaya produksi Rp500 ribu per hektar total Rp1,5 juta. Jika penghasilan dikurang produksi hanya menerima sekitar Rp1.250.000. Ini dibagi dua dengan penyadap, jadi kita hanya menerima Rp625 ribu per bulan. Jadi tidak sesuai lagi,” ujarnya melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com. 

News

Terkini

Pemandangan romantis diperlihatkan Wulan Jemeela di atas panggung konser rakyat 30 tahun Dewa 19.

Lifestyle | 16:28 WIB

Bunda Corla memberi pesan menohok kepada penggemar barang-barang branded.

Lifestyle | 07:05 WIB

Mahasiswa Unbara mengalami luka tembak di bagian pantat karena tertembak orang tidak dikenal (OTD).

News | 20:43 WIB

Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro membludak meski masih pandemi Covid-19.

News | 13:29 WIB

Gunung kerinci di perbatasan Jambi dan Sumbar kembali erupsi pagi ini.

News | 12:18 WIB

Pengelaman tidak mengenakkan dialami pengunjung yang ikut meramaikan perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro.

News | 10:31 WIB

Di ulang tahun Thariq, Mama Fuji yang juga lebih dikenal sebagai Oma Gala secara blak-blakan mendoakan Thariq.

Lifestyle | 18:45 WIB

"Kapal terbakar, tapi penumpang seluruhnya selamat. 19 penumpang berhasil dievakuasi,"

News | 12:12 WIB

Kehidupan harmoni antara manusia dan gajah Sumatera di lanskap Padang Sugihan Sumsel dilakukan digital dengan komik strip di instagram.

News | 11:42 WIB

Mantan dirut BUMD Swarna Dwipa Augie Yahya dituntut 8 tahun penjara bersama dengan tersangka lainnya Ahmad Tohir.

News | 10:59 WIB

Korban arisan online tidak hanya berasal dari Kota Palembang tetapi juga ada yang dari luar Palembang.

News | 08:53 WIB

Anggota DPRD Sumsel dilaporkan atas dugaan gelapkan uang ratusan juta, dengan modus seleksi tenaga honorer.

News | 12:21 WIB

Jalan Sudirman Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) macet parah pada pagi ini.

News | 10:59 WIB

Bunda Corla ternyata lebih memilih tinggal di Jerman ketimbang Indonesia, karena banyak manusia julid.

Lifestyle | 10:00 WIB

Warga OKI berhasil nipu nasabah bank sampai Rp1,7 miliar.

News | 08:39 WIB
Tampilkan lebih banyak