Sebanyak 218 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Bangka Tengah

"Itu baru data sementara, kemungkinan masih ada penambahan dan kita terus melakukan pendataan," kata Fadlillah.

Erick Tanjung
Kamis, 02 Juni 2022 | 21:19 WIB
Sebanyak 218 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Bangka Tengah
ILustrasi--Rumah warga rusak karena diterjang angin kencang. (Antara)

SuaraSumsel.id - Sebanyak 218 rumah di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, rusak setelah diterjang angin kencang.

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Bangka Tengah, Fadlillah mengatakan sebanyak 218 rumah itu mengalami rusak berat, sedang dan ringan setelah diterjang angin kencang pada Sabtu (28/5).

"Itu baru data sementara, kemungkinan masih ada penambahan dan kita terus melakukan pendataan," kata Fadlillah di Koba, Kamis (2/6/2022).

Ia menjelaskan, ratusan rumah yang rusak itu tersebar pada enam kecamatan di Bangka Tengah yaitu Kecamatan Koba, Lubuk Besar, Namang, Simpangkatis, Sungaiselan dan Pangkalanbaru.

Baca Juga:Ingin Jadi Anggota DPD, Wakil Bupati Bangka Tengah Herry Erfian Mundur dari Jabatan

"Kejadiannya merata, namun melihat dari data kerusakan rumah lebih banyak ditemukan di Kecamatan Koba," ujarnya.

Pihaknya akan segera memastikan berapa jumlah rumah warga yang rusak untuk direnovasi kembali, baik yang rusak berat, ringan, maupun rusak sedang.

"Saat ini tim tanggap darurat sudah disebarkan di enam kecamatan untuk membantu korban angin kencang," tuturnya.

Bantuan bahan kebutuhan pokok juga sudah disalurkan kepada korban yang angin kencang, juga bantuan tenda darurat untuk korban yang rumahnya mengalami rusak berat.

"Bantuan beras juga terus mengalir dari berbagai kalangan dan sebagian korban juga mengungsi ke rumah tetangga dan saudaranya," katanya. (Antara)

Baca Juga:BPBD Banda Aceh: 102 Rumah Rusak Diterpa Angin Kencang Sepekan Terakhir

Berita Terkait

Menurut salah satu anggota Satpol PP Kecamatan Leuwiliang, Yodi menyampaikan, robohnya bangunan rumah milik warga tersebut akibat hujan deras disertai angin kencang.

bogor | 20:34 WIB

Tiga pohon di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet, Purbalingga tumbang usai diterjang angin kencang, Jumat 12 Mei 2023.

purwokerto | 07:14 WIB

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), secara gamblang menginformasikan prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat (Jabar) pada 1 Mei 2023.

purwasuka | 07:45 WIB

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), secara gamblang menginformasikan prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat (Jabar) pada 8 April 2023.

purwasuka | 09:07 WIB

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), secara gamblang menginformasikan prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat (Jabar) pada 6 April 2023

purwasuka | 08:04 WIB

Terkini

Program Mini Gerai sudah mulai dilaksanakan sejak bulan November 2022 di Sumatera.

Lifestyle | 16:46 WIB

Pembasahan gambut di masing-masing lokasi tersebut berlangsung hingga 10 hari ke depan kemudian berlanjut ke lokasi lainnya sesuai peta perencanaan.

News | 16:34 WIB

Kapolsek SU II Kompol Bayu Arya SH melalui Kanit Reskrim Iptu Andrian membenarkan peristiwa tersebut

News | 15:04 WIB

Kejari mengaku pihaknya sudah telah berupaya dan mencoba semaksimal mengembalikan kerugian negara ke kas negara kembali.

News | 14:25 WIB

Dari hasil menabung itu, ia dan bersama istri bisa menunaikan ibadah haji. "Alhamdulilah tahun ini kami bisa menunaikan rukun islam ke 5 ini," sambung Muhammad Khozin.

Lifestyle | 12:54 WIB

Tokoh masyarakat adat Sumsel menilai gelar Semende tidak boleh diberikan kepada mereka yang tidak punya silsilah adat Tunggu Tumbang.

News | 11:31 WIB

Informasi yang disampaikan pihak pelapor Rina Tarol, pejabat Bank Sumsel Babel sudah tiga kali dipanggil penyidik, namun tidak datang.

News | 10:46 WIB

Mitha beribadah haji bersama ayahnya yang seorang wiraswasta dan sang ibu seorang guru berstatus ASN.

Lifestyle | 18:50 WIB

Kejaksaan akan segera mengungumkan tersangka kasus korupsi dana hibah KONi Sumsel.

News | 18:29 WIB

Pelaku dan korban ini adalah pasangan kekasih atau berpacaran. Modus penganiayaan sendiri, karena pelaku cemburu dengan korban, ungkap Kompol Bayu

News | 18:03 WIB

Pada 2 musim terakhir BRI telah menjadi sponsor BRI Liga 1.

News | 15:30 WIB

Biasanya kemplang-kemplang yang kering sempurna, mudah dipanggang. Wong Palembang (orang Palembang) senang makan kemplang yang padat. Bantet, bahasa Palembangnya, ujar Sari.

Lifestyle | 08:44 WIB

Saat pandemi Covid 19, PT. Bank Rakyat Indonesia atau BRI berupa merangkul para pengrajin kemplang panggang dengan membentuk klaster Kemplang Panggang.

Lifestyle | 06:18 WIB

"Aku berjanji akan datang ke Indonesia lagi, bersama member-member yang lainnya," pungkasnya.

Lifestyle | 19:14 WIB

Dinas Perkebunan juga sudah mengenalkan upaya peremajaan dengan cara sambung pucuk batang.

Lifestyle | 18:59 WIB
Tampilkan lebih banyak