facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

BMKG Prakirakan Cuaca Bulan Ramadhan 2022: Sumsel Bakal Lebih Terik di Siang Hari

Tasmalinda Jum'at, 01 April 2022 | 09:08 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Bulan Ramadhan 2022: Sumsel Bakal Lebih Terik di Siang Hari
Ilustrasi cuaca. Prakiraan cuaca bulan Ramadhan 2022. [BMKG]

Selama bulan Ramadhan 2022, BMKG memprakirakan Sumatera Selatan atau Sumsel bakal lebih terik di siang hari.

SuaraSumsel.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG memprakirakan pada bulan April 2022, curah hujan hampir seluruhnya berada pada katagori rendah (0-50 mm).

Sehingga pada bulan April yang juga bertepatan dengan bulan Ramadhan ini, Sumatera Selatan atau Sumsel akan terasa lebih terik di siang hari.

Hujan intensitas sedang-tinggi, hanya akan masih akan terjadi di sebagian OKI bagian selatan dan sebagian OKU Timur bagian Timur yang mengalami curah hujan dengan kategori menengah (50-150 mm).

Curah hujan tertinggi terjadi di Pos Hujan Lempuing Induk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (97 mm). Seluruh wilayah di Sumatera Selatan mengalami sifat hujan Bawah Normal.

Baca Juga: Masjid-Masjid di Sumsel Tunggu Edaran Kementerian Agama Soal Aturan Ibadah saat Ramadhan

Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut-turut (HTH) menunjukkan sebagian besar wilayah di Provinsi Sumatera Selatan masih mengalami Hari Tanpa Hujan dengan kategori menengah (11-20 mm).

Sebagian Palembang, sebagian Muara Enim, sebagian OKU, sebagian Banyuasin, sebagian kecil Lahat, sebagian kecil Musi Banyuasin, Sebagian kecil Ogan Ilir, sebagian kecil OKI, dan sebagian kecil OKU Timur mengalami Hari Tanpa Hujan dengan Kategori Sangat Pendek (1-5 hari).

Hari tanpa hujan dengan kategori pendek (6-10 hari) terjadi di sebagian OKU, sebagian PALI, sebagian kecil Musi Banyuasin, sebagian kecil Lahat, dan sebagian Musi Rawas.

Indeks ENSO pada dasarian II Maret 2022 menunjukkan kondisi La Nina Moderat. BMKG memprakirakan kondisi ENSO berangsur netral mulai April - Juni 2022.

Sedangkan indeks dipole mode menunjukkan kondisi IOD Netral dan IOD diprakirakan akan berada pada kondisi Netral - DMI Negative pada April - Agustus 2022.

Baca Juga: Antrean Solar Makin Panjang di Perbatasan Sumsel, Wagub Mawardi Yahya Hanya Jawab Ini

Aliran massa udara di wilayah Indonesia masih didominasi oleh angin baratan hingga akhir Maret 2022. Analisis pada tanggal 19 Maret 2022 menunjukkan MJO aktif di Fase 3, Samudera Hindia bag. timur dan diprediksi tetap aktif di Fase 3, 4, dan 5 hingga dasarian III Maret 2022.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait