facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ratusan Ibu Muda di Sumsel Tertipu Program Kehamilan Berkedok Pengobatan Alternatif, Korban Kehilangan Jutaan Rupiah

Tasmalinda Selasa, 29 Maret 2022 | 17:56 WIB

Ratusan Ibu Muda di Sumsel Tertipu Program Kehamilan Berkedok Pengobatan Alternatif, Korban Kehilangan Jutaan Rupiah
Ilustrasi Ibu Hamil. Ibu-ibu di Sumsel tertipu program kehamilan berkedok pengobatan tradisional [Sumber: Pixabay.com/athorrozi]

Ibu-ibu di Sumatera Selatan tertipu pengobatan alternatif menjanjikan program kehamilan. Korban rugi hingga ratusan juta.

SuaraSumsel.id - Ratusan ibu-ibu muda Sumatera Selatan, terkhusus di Palembang tertipu program hamil yang dijalani oleh tiga wanita yang berkedok pengobatan alternatif.

Aksi penipuan itu akhirnya terbongkar dan ketiga pelaku masing-masing Sarwati alias Teteh, Mariah Abdul Malik, dan Dwi Indra Nur Welly yang menjalankan praktik program kehamilan.

Ketiganya berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Talang Kelapa, Banyuasin, Senin (28/3/2022).

Modus para sindikat untuk menjerat korban dengan membuat program konsultasi selama tiga kali pertemuan bisa langsung hamil, dengan biaya yang sudah ditentukan.

Baca Juga: Mantan Anggota DPRD Sumsel Sakim Ditahan, Kasus Penipuan Jual Beli Tanah Rp13 Miliar

Para korban diarahkan untuk datang dan mengunjungi kediaman Sarwati alias Teteh di Perumahan Puri Gading Mas, Pangkalan Benteng, Banyuasin.

Alih-alih mendapatkan keturunan, ibu-ibu muda yang menjadi pasien dukun kandungan ini melaporkan tindakan sindikat ke Mapolsek Talang Kelapa, Banyuasin lantaran tak kunjung hamil.

Seperti yang dialami korban RK (38) seorang pegawai di Pemerintah Kota Palembang yang merupakan salah pasien dari dukun kandungan khusus program hamil ini, mengaku, mendatangi pelaku semata-mata untuk mendapatkan momongan.

Pasalnya ia bersama suami yang telah menjalani rumah tangga delapan tahun, namun belum mendapatkan keturunan. RK mengaku mendapatkan informasi dari temannya. 

“Informasinya dari mulut ke mulut teman bercerita, saya sendiri sudah tiga kali datang,” ungkapnya

Baca Juga: Pelaku Penembak Anggota Polres OKU Timur Belum Terungkap, Polda Sumsel Tunggu Hasil Ini

Nahas, RK belum juga positif mengandung setelah memeriksa secara medis ke klinik. Akhirnya ia melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talang Kelapa Banyuasin.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait