“Budidaya ini, agar kebutuhan protein masih bisa terjamin di kemudian hari, sehingga tidak hanya mengandalkan tangkapan,” ujarnya. Dalam hal ini, Pemerintah Desa Bangsal juga didukung oleh INAgri, yakni lembaga non pemerintah yang fokus dalam pengembangan desa nan lestari.
INAgri bersama Pemerintah Desa mengembangkan Diklat Mandiri Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Rawa. Dari diklat-diklat ini, pengembangan pengetahuan pertanian dibahas dan dikembangkan.
![Ponpes bernama Ibnu Fallah [ist]](https://media.suara.com/pictures/original/2021/12/31/78564-ponpes-bernama-ibnu-fallah-ist.jpg)
Mengenalkan Pertanian Gambut pada Anak-anak
Masyarakat sadar betul, bertani dan merawat alam merupakan pengetahuan yang harus diwariskan pada generasi muda. Karena itu, di desa ini juga disepakati didirikan Pondok Pesantren atau Ponpes bernama Ibnu Fallah yang diartikan sebagai anak petani.
Baca Juga:Kaleidoskop Sumsel 2021: 5 Peristiwa Heboh, Donasi Palsu Rp2 Triliun Akidi Tio
Sekolah tingkat PAUD, Tsanawiyah dan juga Aliyah dibangun guna menampung anak-anak di desa terutama anak-anak petani agar tetap bisa bersekolah.
Kini, jumlah siswa di Ponpes telah mencapai 300 orang. Di sekolah ini pun dikenalkan muatan lokal sebagai pilihan mata pelajaran muatan lokal selain tahfiz dan keterampilan komputer.
Di muatan lokal pertanian dengan tagline pertanian ramah lingkungan berbasis rawa, anak-anak diajarkan bagaimana mengelola lingkungan terutama rawa gambut lestari.
“Karena yang bersekolah, rata-rata anak petani, kami merawat pengetahuan pertanian ini diturunkan ke generasi selanjutnya,” ujar Dewan Pembina Ponpes, Syahroni, kepada Suara.com, Kamis (29/12/2021).
Pada mata pelajaran ini, anak-anak diajarkan bagaimana membuat pupuk organik, mengelola sampah organik, juga mengelola sampah plastik menjadi sumber bahan bakar, sejenis solar. “Kami menyebutkan kurikulum ramah lingkungan,” ujar dia.
Baca Juga:Palembang Diguyur Hujan, Ini Prakiraan Cuaca 5 Daerah di Sumsel Bakal Hujan
![Peta Desa Bangsal [Ist]](https://media.suara.com/pictures/original/2021/12/31/69973-peta-desa-bangsal-ist.jpg)
Terkepung Sawit