Belajar dari Desa Bangsal, Desa Mandiri Pangan dengan Merawat Gambut

Desa Bangsal berkeinginan menjadi desa mandiri pangan dengan merawat lingkungan, rawa gambut.

Tasmalinda
Jum'at, 31 Desember 2021 | 23:02 WIB
Belajar dari Desa Bangsal, Desa Mandiri Pangan dengan Merawat Gambut
Kerbau Rawa di Desa Bangsal OKI

Pupuk-pupuk cair ini yang kemudian diperuntukkan bagi tanaman pertanian. Di desa ini, pertanian dikembangkan baik hortikultura (sayur-mayur, buah-buahan) atau pun tanaman obat (apotek hidup). Berbagai jenis tanaman musiman di tanam, mulai dari sayur mayur hingga buah-buahan.

Tanaman obat yang ditanam di pekarangan juga beragam, terutama jenis rempah yang dibutuhkan untuk obat.

Tanaman dikembangkan mengandalkan pupuk dari kandang kerbau rawa, sekaligus proses pembuatan pupuk alami dari sampah-sampah domestik warga. 

Dikatakan Hasan, masyarakat memenuhi kebutuhan hidupnya dari alam dan lingkungan. “Sama-sekali mengandalkan pupuk alami, sehingga tidak harus membeli pupuk lagi,” katanya.

Baca Juga:Kaleidoskop Sumsel 2021: 5 Peristiwa Heboh, Donasi Palsu Rp2 Triliun Akidi Tio

Warga Desa Bangsal bersepakat membagi ruang kelola bagi pertanian, peternakan dan perikanan dan peruntukkan lainnya secara bersama-sama.

“Kami menata ruang desa dengan membuat Peraturan Desa atau Perdes. Di peraturan yang kami sepakati, warga desa membagi ruang kelola secara bersama-sama. Tidak lain tujuannya mempertahankan ruang rawa gambut,” sambung Hasan.

Peraturan Desa yang dibuat sejak tahun 2018 mengatur bagaimana desa ini ingin berdaulat dengan mandiri pangan, mandiri ekonomi dan lestari sebagai bagian dari kawasan rawa gambut hingga sepuluh tahun ke depan, yakni 2028.

Setelah pertanian, warga desa juga mengalokasi ruang kelola desa untuk perkebunan, dengan mayoritas menanam karet yang dijual getahnya. Penunjang pendapatan ini mampu menyokong kebutuhan selain pangan.“Pangan juga ada lahan sawah yang dikembangkan. Kerbau-kerbau rawa pun dipergunakan untuk membajak sawah,” ujar Hasan.

Kondisi rawa gambut pun memberikan ruang bagi masyarakat desa untuk beternak ikan. Sejumlah Ikan endemik masih banyak ditemui di rawa gambut Sumsel ini.

Baca Juga:Palembang Diguyur Hujan, Ini Prakiraan Cuaca 5 Daerah di Sumsel Bakal Hujan

Beberapa ikan yang dikembangbiakan di antaranya ikan gabus, ikan lele, ikan sepat, ikan baung dan ikan-ikan air tawar lainnya. Selain mengambil dari rawang, masyarakat juga membuat kolam-kolam yang kemudian ikan dikelola menjadi kerupuk kemplang dan olahan lainnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini