Sunat bagi Perempuan bisa Timbulkan Efek Psikologis Berkepanjangan

penyembuhan trauma akibat tindakan FGM atau sunat bagi perempuan melalui terapi tidak selalu mudah

Wakos Reza Gautama
Jum'at, 17 Desember 2021 | 10:33 WIB
Sunat bagi Perempuan bisa Timbulkan Efek Psikologis Berkepanjangan
Ilustrasi organ intim perempuan. Sunat bagi perempuan bisa timbulkan efek psikologis berkepanjangan [Shutterstock]

SuaraSumsel.id - Psikolog Ninuk Widyantoro mendukung upaya pencegahan dalam pelaksanaan female genital mutilation (FGM) atau sunat bagi perempuan. Menurut Ninuk, pencegahan sunat bagi perempuan sangat baik baik dari sisi kesehatan maupun psikologi.

Hal itu karena penyembuhan trauma akibat tindakan FGM atau sunat bagi perempuan melalui terapi tidak selalu mudah dilakukan karena ada sebagian orang yang tidak bisa mengingat traumanya sehingga bisa menyulitkan proses terapi penyembuhan trauma.

"Jadi bisa diterapi tapi tidak selalu mudah untuk diterapi," katanya dalam Webinar Series Pencegahan Pelukaan dan Pemotongan Genitalia Perempuan (P2GP) dengan tema "P2GP dari Perspektif Kesehatan" yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis (16/12/2021) dikutip dari ANTARA.

Pelaksanaan FGM bisa menyebabkan trauma bagi perempuan yang menjalaninya.

Baca Juga:Leganya Jadi Pasien Transplantasi Kelamin Pria Pertama di Dunia

"Yang menyebabkan seseorang itu jika berkaitan dengan memori buruknya membuat dia teringat kembali peristiwa itu dan menunjukkan reaksi yang sangat ketakutan, dia menolak dan sebagainya," katanya.

Hal senada dikatakan Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan dr. Erna Mulati.

Erna menyebut perempuan yang disunat dapat mengalami trauma psikologis yang berkepanjangan.

"Trauma psikologisnya bisa puluhan tahun. Dan ini tentu juga memberikan dampak yang negatif terkait dengan kontrol emosional," katanya.

Tak hanya menyebabkan trauma, FGM juga berdampak terjadinya perdarahan.

Baca Juga:Kementerian Pemberdayaan Perempuan Siapkan Aksi Pencegahan Sunat Perempuan

Kemudian ada rasa nyeri berlebihan yang memungkinkan perempuan pingsan serta bisa terjadi syok karena perdarahan yang dialami.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini