facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Video Erick Tohir Cari Pemilik SPBU soal WC Berbayar Viral, Warganet Tanya Soal PCR

Tasmalinda Selasa, 23 November 2021 | 12:30 WIB

Video Erick Tohir Cari Pemilik SPBU soal WC Berbayar Viral, Warganet Tanya Soal PCR
Menteri Erick Tohir mencari pemilik SPBU soal WC berbayar [instagram]

Warganet menyinggung soal PCR saat video Erick Tohir tegur Direksi Pertamina mengenai WC berbayar.

SuaraSumsel.id - Video Menteri BUMN Erick Tohir menegur Direksi Pertamina mengenai WC yang berbayar. Dalam videonya, Erick Tohir mengungkapkan jikka Direksi PT Pertamina (Persero) lantaran menemukan toilet di SPBU Pertamina yang ternyata berbayar. 

Teguran ini disampaikan Erick Tohir saat sidak di SPBU Pertamina di Kecamatan Malasan, Probolinggo Jawa Timur. Video mengenai sidak ini pun diposting di media sosial.

Di media sosial, video Erick Tohir pun viral. Warganet pun mengomentari video Erick Tohir tersebut. Bahkan salah satu warganet menyinggung mengenai kasus dugaan korupsi pengadaan tes PCR.

Di video tersebut, Erick Tohir awalnya bertanya pada seorang pejaga toilet mengenai kewajibab membayar. Mulanya ia menyebut masuk toilet setiap pengunjung harus membayar Rp2.000.

Baca Juga: Digelar di Tiga Kabupaten, Porprov Sumsel Diikuti 5.855 Atlet

Tarif tersebut hanya berlaku untuk buang air kecil. Sementara jika pengunjung ingin menggunakan fasilitas tersebut untuk mandi, maka wajib membayar Rp4.000.

Pengenaan biaya ini, diungkapkan penjaga toilet diperuntukkan bagi perawatan.

Penjaga tersebut menjelaskan, ia hanya bekerja secara kontrak dan mematuhi peraturan perusahaan SPBU tersebut

"Di sini, hanya kerja kontrak", ujarnya.

Erick Tohir soal WC Pertamina berbayar [instagram]
Erick Tohir soal WC Pertamina berbayar [instagram]

Sedangkan di SPBU yang diketahui pemiliknya Agus, yang merupakan pihak swasta telah memiliki kebijak demikian.

Baca Juga: Dua Kabupaten di Sumsel Ini Berhasil Masuk Zona Hijau

Selain berencana akan menghubungi langsung pemilik SPBU, menteri Erick Tohir juga menyampaikan permasalahan ini kepada Direksi Pertamina.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait