alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Heboh Pemkab OKI Beli Mobil Alami Kerugian Negara Rp1 Miliar, Warganet: Cinta Kemewahan

Tasmalinda Sabtu, 20 November 2021 | 19:56 WIB

Heboh Pemkab OKI Beli Mobil Alami Kerugian Negara Rp1 Miliar, Warganet: Cinta Kemewahan
Ilustrasi mobil dinas. Pemkab OKI beli mobil dinas alami kerugian negara hingga Rp1 miliar. [Suara]

Pemerintah Ogan Komering Ilir atau OKI tengah dihebohkan dengan anggaran pembelian mobil dinas yang mengalami kerugian negara hingga Rp 1 miliar.

SuaraSumsel.id - Heboh di media sosial, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir atau OKI disebutkan membeli mobil dinas hingga mengalami kerugian dalam jumlah yang fantastik.

Informasi ini pun beredar di media sosial.

Salah satu akun yang membagikan informasi ini ialah Sumsel_aktif. Dalam narasinya, disebutkan saat banyak pemerintah banyak mengalihkan anggaran guna kebutuhan pandemi COVID-19, namun pemerintah kabupaten OKI tetap mengalokasikan pembelian mobil dinas.

Pada tahun 2020, Pemerintah Kabupaten menganggarkan pengadaan barang modal peralatan dan mesin berupa mobil dinas mencapai Rp97 miliar lebih.

Baca Juga: Pertamina Sebut 99 Titik SPBU Gunakan Listrik Surya, Juga Ada di Sumsel

Diketahui realisasikan hanya Rp83 miliar lebih.

Belanja itu termasuk diantaranya untuk pembelian sembilan kendaraan alias mobil dinas (Mobnas) pada empat OPD di lingkungan Pemkab OKI.

Pengadaan ini menyebabkan kerugian negara mencapai Rp1 miliar.

Sembilan kendaran yang dibelikan itu, yakni pada Sekretariat Daerah sebanyak dua unit mobil.

Yaitu mobil Pajero Sport 2.5L GLX-H4x4 5M/T vin 2020, dengan kontrak Rp530 juta. Serta mobil Toyota Kijang Innova 2.4A/T diesel vin 2020, dengan nilai kontrak Rp415 juta.

Baca Juga: Sah! UMP Sumsel Tahun 2022 Sebesar Rp3,144 Juta

Unggahan Pemkab OKI membeli mobil dinas [Instagram]
Unggahan Pemkab OKI membeli mobil dinas [Instagram]

Dari pembelian kedua kendaraan itu, berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK No. 31.A/LHP/XVIII.PLG/05/2021 tanggal 06 Mei 2021, kerugian negaranya mencapai Rp143.040.000 atau Rp143 juta lebih.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait