alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Usai Merampok di Jambi, Dua Warga Sumsel Ini Kabur ke Musi Banyuasin

Wakos Reza Gautama Jum'at, 24 September 2021 | 15:12 WIB

Usai Merampok di Jambi, Dua Warga Sumsel Ini Kabur ke Musi Banyuasin
Ilustrasi Penangkapan. Aparat Polresta Jambi menangkap dua perampok di Musi Banyuasin, Sumsel.

Alhasil kedua perampok itu ditangkap di Bayung Lencir, Musi Banyuasin, Sumsel.

SuaraSumsel.id - Dua perampok yang beraksi di Provinsi Jambi kabur dan bersembunyi di Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. 

Aparat Tim Tekab Rangkayo Hitam Satuan Reserse Kriminal Polresta Jambi mengendus keberadaan dua perampok ini di Musi Banyuasin, Sumsel

Alhasil kedua perampok itu ditangkap di Bayung Lencir, Musi Banyuasin, Sumsel. 

Dua perampok yang ditangkap ialah Ade Kurniawan (29) dan Muhammad Syobri (30). Keduanya warga Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Baca Juga: Aksi Perampok Modus Penagih Utang di Medan, Bilang Motor Belum Bayar!

"Saat ditangkap mereka mencoba melarikan diri sehingga ditembak kakinya," kata Kepala Satuan Rekrim Polresta Jambi, Komisaris Polisi Handres, di Jambi, Provinsi Jambi, Jumat (24/9/2021) dikutip dari ANTARA.

Polisi menangkap mereka sekitar pukul 21.00 WIB Selasa malam (21/9/2021). Mereka sebelumnya merampok korban bernama Surianty pada 10 September lalu.  

Dalam laporannya Surianty menyebutkan, pada tanggal itu, usai bekerja dan pulang ke rumahnya di Jalan Sentot Alibasa, Jambi, dia turun dari mobil namun tidak mematikan mesin kendaraan karena bermaksud memetik daun jeruk.

Beberapa saat kemudian dia menyadari ada seorang laki-laki yang berlari dengan membawa tas miliknya yang sebelumnya ada di dalam mobil.

Ia sempat berusaha mengejar pelaku namun pelaku berhasil kabur bersama temannya yang sudah menunggu di pinggir jalan mengendarai sepeda motor.

Baca Juga: Alex Noerdin, Kasus Korupsi, dan Politik Partai Golkar Sumsel

Saat menangkap perampok itu, polisi juga menyita barang bukti berupa sepeda motor Jupiter MX King yang digunakan pelaku, dua unit handphone Samsung milik Surianty, serta pena milik korban Imam Nurhidayat.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait