facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

3 Fakta Bupati Banjarnegara: Hina Luhut, Kini Bantah Sangkaan KPK

Tasmalinda Sabtu, 04 September 2021 | 17:46 WIB

3 Fakta Bupati Banjarnegara: Hina Luhut, Kini Bantah Sangkaan KPK
Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono saat peresmian jembatan di Plipiran jumat lalu, (27/8/2021). [Suara.com/Citra Ningsih]

Bupati Banjarnegara di Provinsi Jawa Tengah menolak disebut menerima suap Rp 2,5 miliar. Ia melawan semua sangkaan yang diungkap KPK.

SuaraSumsel.id - Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono telah ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menjadi tersangka gratifikasi pembangunan proyek di daerahnya.

Ia diungkap menerima gratifikasi atau fee hingga Rp 2,5 miliar. Namun berikut fakta bupati Banjarnegara yang sempat terkenal karena menghina Luhut Banjar Panjaitan dan kini melawan sangkaan KPK tersebut.

Nama Budhi Sarwono sebelumnya sempat heboh. 

1. Sempat menghina Menteri Luhut Banjar Pandjaitan

Baca Juga: Bendungan Tiga Dihaji Jaga Eksistensi Lumbung Pangan Sumsel

Adapun video itu, Budhi Sarwono menghina Menteri Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan yang kemudian video tersebut viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Budhi menyeret nama Luhut terkait penanganan covid-19 dan mempelesetkan nama Lubut Pandjaitan menjadi Luhut penjahit.

“Alhamdulillah Banjarnegara dulu BOR 99 peren, turunlah PPKM Darurat. Saya baca aturannya sesuai saran Pak Presiden yang langsung ditindaklanjuti Mendagri, dan dilaksanakan rapat sama menteri penjahit, yang orang Batak itu Menteri Penjahit,” ujar Budhi Sarwono dalam videonya yang viral tersebut.

Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono menitikkan air mata saat makan bersama di Panti Sosial,Kamis (12/8/2021). [Humas Pemkab Banjarnegara]
Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono menitikkan air mata saat makan bersama di Panti Sosial,Kamis (12/8/2021). [Humas Pemkab Banjarnegara]

2. Ditetapkan tersangka KPK

Melansir terkini.id-jaringan Suara.com, Budhi Sarwono resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek Dinas PUPR Pemkab Banjarnegara tahun 2017-2018 

Baca Juga: 6 Pengusaha di Sumsel dan Babel Menunggak Pajak Rp 1,4 Miliar

“Setelah KPK melakukan penyelidikan maka kita tentu menemukan adanya bukti permulaan cukup dan kita tingkatkan ke penyidikan, malam hari ini sampaikan rekan-rekan atas kerja keras tersebut, menetapkan dua tersangka antara lain BS yaitu Bupati Kabupaten Banjarnegara periode 2017-2022, tersangka kedua KA, pihak swasta,” kata Ketua KPK Firli Bahuri.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait