SuaraSumsel.id - Selain sosok almarhum Akidi Tio yang terus dipertanyakan, kini publik mengarah pada sosok anak bungsu Akidi Tio, Heryanty. Sosok Heryanty (sebelumnya ditulis Heriyanti), ialah anak bungsu Akidi Tio yang merupakan orang pertama yang menyampaikan niat mendonasikan Rp 2 triliun kepada Kapolda Sumatera Selatan.
Ia pun yang pertama kali menghubungi Prof Hardi Darmawan, dokter keluarga yang menjadi penghubung keluarga. Berikut 5 fakta Heryanty yang juga pernah dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas kasus penimpuan adap Februari lalu.
1. Bungsu dari tujuh bersaudara
Diketahui Akidi Tio dan istri memliki tujuh anak dengan satu orang sudah meninggal dunia. Dari tujuh saudara itu, Heryanty yang merupakan anak perempuan satu-satunya.
Baca Juga:Tak Percaya Donasi Akidi Tio, Mahfud: Gubernur Sumsel Diundang Dadakan
Ia pun tinggal di Palembang bersama suami dan seorang anaknya. Satu anaknya lagi, dikabarkan tengah berada di Singapura untuk mengeyam pendidikan.
![Anak Akidi Tio Heriyanti tiba di Mapolda Sumsel pada Senin (2/8/2021) siang. [Tangkapan layar]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/08/02/55783-anak-akidi-tio-heriyanti-tiba-di-mapolda-sumsel-pada-senin-282021.jpg)
2. Orang pertama yang menginformasikan mendonasikan Rp 2 triliun
Heriyanti ialah orang pertama yang menghubungi Prof Hardi Darmawan. Profesor kedokteran Unfiversitas Sriwijaya ini juga merupakan dokter keluarga keluarga Akidi Tio.
Heriyanti ini pertama yang menceritakan niatan ingin mendosikan uang Rp 2 triliun milik orang tuanya Akidi Tio dan keluarga besar.
![Bilyet giro yang diduga miliki anak Akidi Tio [ist]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/08/03/60318-bilyet-giro-yang-diduga-miliki-anak-akidi-tio-ist.jpg)
3. Disebut orang yang memegang bilyet giro
Baca Juga:Status Tersangka Anak Akidi Tio Belum Jelas, Polda Sumsel Klarifikasi Penangkapan
Di hadapan media, polisi menyebut Heriyanty sebagai membuat bilyet giro sekaligus yang menjanjikan giro kepada Kapolda Sumatera Selatan atas donasi Rp 2 triliun tersebut.
- 1
- 2