alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kronologis Prof Hardi Gemetar, Diamanatkan Donasi Rp 2 Triliun Akidi Tio

Tasmalinda Sabtu, 31 Juli 2021 | 09:00 WIB

Kronologis Prof Hardi Gemetar, Diamanatkan Donasi Rp 2 Triliun Akidi Tio
Prof Hardi Darmawan di akun YouTube Helmy Yahya [YouTube]

Dokter keluarga Akidi Tio, Prof Hardi Dermawan menceritakan kronologis saat dia dihubungi keluarga agar menerima uang Rp 2 triliun.

SuaraSumsel.id - Donasi Rp 2 triliun dari almarhum Akidi Tio mengungkap fakta-fakta lainnya. Prof Hardi Darmawan yang kenal keluarga Akidi Tio, sempat terkejut karena dipaksa keluarga menerima uang donasi berjumlah fantastik tersebut.

Dokter yang pernah menjabat Direktur Utama RS Charitas Palembang ini mengungkapkan kronologis bagaimana ia dihubungi anak perempuan Akidi Tio yang membuatkan sempat gemetar dipaksa menerima Rp 2 triliun.

Sosok dokter Prof Hardi Darmawan, juga bukan orang biasa di Sumatera Selatan. Pengabdiannya di dunia medis, dan pendidikan di Sumatera Selatan sudah dikenal cukup lama.

Mungkin hal tersebut juga yang membuat keluarga pengusaha Akidi Tio mengamanatkan donasi Rp 2 triliun untuk disampaikan pada masyarakat Sumatera Selatan.

Baca Juga: Berdonasi Rp 2 T untuk Sumsel, Akidi Tio Memulai Bisnis dari Usaha Kecap

Di akun YouTube Helmy Yahnya, Prof Hardi menceritakan bagaiamana ia dipaksa menerima uang Rp 2 triliun dari keluarga Akidi Tio sebagai amanat dari almarhum.

"Saya itu memang sudah kenal dengan keluarga ini, 36 tahun menjadi dokter keluarga mereka," sambung Prof Hardi.

Lalu, tiga hari sebelum tanggal 26 Juli lalu, Prof Hardi dihubungi oleh anak perempuan Prof Akidi Tio, Heriyati. Saat itu, Prof Hardi menyangka dihubungi karena ada anggota keluarga yang sakit.

"Saya ditelpon oleh anak perempuannya tersebut. Dua atau tiga hari sebelum tanggal 26 Juli itu, saya pikir mau janji berobat karena ada yang sakit. Karena biasanya seperti itu," ucap Prof Hardi.

Saat dihubungi oleh anak perempuan Akidi Tio tersebut, Prof Hardi diberitahu jika keluarga ingin berdonasi untuk penanganan COVID 19.

Baca Juga: Ratusan Personil Polda Sumsel Terinfeksi COVID 19

Saat itu, Heriyati mengungkapkan jika keluarga sangat bersedih akan kondisi pandemi COVID 19 ini. Banyak teman mereka yang susah mencari rumah sakit, ada juga akhirnya teman tersebut meninggal dan ada juga teman yang terpapar COVID 19, 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait