facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral, Wali Kota Lubuklinggau Tegaskan yang Dibubarkan Kerumunan bukan Pedagang

Tasmalinda Rabu, 14 Juli 2021 | 15:10 WIB

Viral, Wali Kota Lubuklinggau Tegaskan yang Dibubarkan Kerumunan bukan Pedagang
Wali Kota Lubuklinggau Prana Putra Sohe [Instagram] Viral, Wali Kota Lubuklinggau Tegaskan yang Dibubarkan Kerumunan bukan Pedagang

Instruksi Wali Kota Lubuklinggau ini mengingatkan petugas agar tidak membubarkan pedagang namun membubarkan kerumunan.

SuaraSumsel.id - Wali Kota Lubuklinggau, Prana Putra Sohe menjadi viral beberapa hari belakangan. Ia viral atas pernyataannya yang menyebutkan jika pembubaran yang dimaksud pemerintah ialah pembubaran kerumunan bukan pembubaran pedagang.

Pernyataan orang nomor satu di Lubuklinggau ini disampaikan saat apel di hadapan petugas Satuan Polisi Pamong Paraja di daerahnya. Dalam video itu, ia tegaskan jika yang dibubarkan ialah kerumunan bukan pedagang yang berjualan.

Penegasan ini tidak lain dari penerapan kebijakan PPKM Mikro yang diperketat di kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Dengan seragam coklat ia menegaskan kepada bawahannya bahwa yang dilarang ialah kerumunan. Pedagang yang berjualan itu mencari uang, untuk makan.

Baca Juga: Puluhan ODGJ di Palembang Terinveksi COVID 19

"Yang kito larang ini kerumuman, bukan pedagang," ujarnya di awal video.

Lalu, Prana menyebut jika pedagang yang berjualan memiiki alasan tersendiri masih berada di luar rumah saat pandemi COVID 19 ini.

"Mereka itu cari makan, bukan cari duit," sambung ia.

Sehingga pedagang tidak perlu dibubarkan, makanannya dibuang-buang. Terpenting, kata Prana, jika yang dibubarkannya ialah kerumunan bukan dagangan.

"Dak perlu kito bubarkan, buang-buang (dagangan)," ucapnya.

Baca Juga: Viral Kapal Bangka-Palembang Terbakar, Basarnas: Tidak Ada Korban Jiwa

Ia pun berharap penertiban kerumunan dilakukan terutama pada pedagang mikro dengan humanis.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait