alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sriwijaya Expo 2021 Tetap Digelar saat Pandemi, Catat Tanggalnya

Tasmalinda Sabtu, 19 Juni 2021 | 20:08 WIB

Sriwijaya Expo 2021 Tetap Digelar saat Pandemi, Catat Tanggalnya
Pameran kerajinan[Suara.com/Arief Hermawan P] Sriwijaya Expo 2021 Tetap Digelar saat Pandemi, Catat Tanggalnya

Provinsi Sumatera Selatan masih menganggendakan menggelar ajang Sriwijaya Expo di saat situasi masih pamdemi COVID 19.

SuaraSumsel.id - Di situasi pandemi COVID 19, Provinsi Sumatera Selatan tetap mengagendakan ajang Sriwijaya Expo 2021. Pergelarannya pun akan dimulai pada 2-5 Juli nanti.

Ketua Panitia Sriwijaya Expo 2021 Ernila Rizar di Palembang, mengatakan agenda tahunan yang diinisiasi oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumsel ini akan digelar di Dining Hall Jakabaring Sport City (JSC).

“Dalam event ini akan diperkenalkan potensi dan produk unggulan yang dimiliki Sumsel,” kata dia.

Peserta mencapai 49 instansi, diantaranya Kementerian Pendidikan, Kementerian Pariwisata, BNPB dan Kemenhum dan HAM.

Baca Juga: Video Detik-detik Kecelakaan Beruntun, Motor Terjepit Mobil dan Truk di Sumsel

Ia mengatakan perhelatan ini akan menampilkan beragam produk kerajinan binaan Dekranasda Sumsel yang berasal dari 17 kabupaten/ kota.

“Selain mendongrak sektor investasi, Sriwijaya Expo ini bertujuan memulihkan kembali sektor perdagangan dan pariwisata,” kata dia.

Meski pandemi, demi terlaksananya ajang ini sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19, panitia penyelenggara menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer, serta mewajibkan pengunjung menggunakan masker.

Sepanjang tahun 2020, Provinsi Sumatera Selatan mendatangkan investasi senilai Rp 38 triliun di tengah pandemi COVID-19.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumsel Megaria mengatakan capaian tersebut melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 26 triliun.

Baca Juga: Wilayah Zona Merah di Sumsel Bertambah, Kini Palembang dan Muaraenim Zona Merah

Realisasi positif itu tak lepas dari capaian dari sektor penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang mencapai Rp15,82 triliun. (ANTARA)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait