facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Libur Hari Lahir Pancasila, Polda Sumsel Perketat Prokes Objek Wisata

Tasmalinda Selasa, 01 Juni 2021 | 11:35 WIB

Libur Hari Lahir Pancasila, Polda Sumsel Perketat Prokes Objek Wisata
Benteng Kuto Besak atau BKB Palembang [beritamusi.id] Libur Hari Lahir Pancasila, Polda Sumsel Perketat Prokes Objek Wisata

Polda menilai masyarakat akan menghabiskan waktu libur hari kesaktian Pancasila di objek-objek wisata.

SuaraSumsel.id - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan dan jajaran memperketat pengawasan penerapan prokes di tempat wisata di 17 kabupaten/kota di provinsi saat hari libur peringatana hari lahir Pancasila, 1 Juni 2021.

"Momentum libur nasional peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2021, diprediksi terjadi lonjakan jumlah pengunjung tempat wisata. Menghadapi kondisi itu dilakukan peningkatan patroli untuk mendisiplinkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan agar tidak menjadi klaster penularan virus corona jenis baru itu," kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol.Supriadi di Palembang, Selasa.

Untuk melakukan patroli, personel Polda Sumsel diturunkan guna menambah kekuatan personel di satuan wilayah yang ada di tempat-tempat wisata.

Selain tempat wisata, Polda Sumsel juga meningkatkan pengawasan di pusat perbelanjaan yang biasanya pada momentum hari libur nasional terjadi peningkatan pengunjung.

Baca Juga: Triwulan I 2021, Realisasi Investasi di Palembang Baru Rp 457,9 Miliar

Dia menjelaskan peningkatan pengawasan prokes itu juga dilakukan untuk mengawal dan menyukseskan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro yang diterapkan serentak di seluruh wilayah Indonesia mulai 1 Juni 2021.

"Untuk mengawal penerapan PPKM mikro serentak secara nasional agar sukses memutus mata rantai penyebaran COVID-19, seluruh personel dikerahkan untuk mengedukasi dan mendisiplinkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan," ujar dia.

Masyarakat harus disiplin menerapkan protokol kesehatan, yaitu rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, memakai masker, tidak berkerumun, dan mengurangi mobilitas.

"Kami berupaya melakukan pemeriksaan dini (testing) bagi masyarakat yang terindikasi terpapar virus corona, pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment) guna menghindari potensi penularan ke orang lain," ujarnya. (ANTARA)

Baca Juga: Panen Sela, Buah Durian Lahat Ramaikan Kota Palembang

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait