alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tabrak Polantas, Anggota DPRD Ini Juga Sebut Polisi Tak Profesional

Tasmalinda Minggu, 09 Mei 2021 | 15:22 WIB

Tabrak Polantas, Anggota DPRD Ini Juga Sebut Polisi Tak Profesional
Ilustrasi lalu lintas. [Shutterstock] Tabrak Polantas, Anggota DPRD Ini Juga Sebut Polisi Tak Profesional

Peristiwa yang melibatkan oknum DPRD tersebut viral di media sosial.

SuaraSumsel.id - Oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD menabrak anggota polisi lalu lintas yang sedang sibuk mengatur arus lalu lintas. Peristiwa ini terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial. 

Video anggota DPRD menabrak polantas ini viral di media sosial. Rekaman video itu viral usai diunggah pemilik akun Twitter, Namaku_Mei. 

Seperti ditulis Terkini.id--jaringan Suara.com berdasarkan keterangan yang ditulis akun tersebut, pengendara mobil yang menabrak polisi itu adalah anggota Legislator DPRD Provinsi Maluku Utara dari Fraksi Gerindra Wahda Z Imam.

Peristiwa yang terekam video itu terjadi di sebuah jalanan sempit di Kelurahan Kampung Pisang, Ternate, Maluku Utara.

Baca Juga: Ketua PWNU Sumsel Tetap Ingin Masjid Gelar Salat Id, Ini Penjelasannya

"BANGSSSSAAATT WOOYYY Gerindra Kurang ajar! Anggota DPRD Provinsi Malut dari Fraksi Gerindra Wahda Z Imam melakukan tindakan sporadis. Dia menabrak salah satu anggota Polisi Lalu lintas yang sedang berjibaku menertibkan parkir liar yg hambat arus," cuitnya.

Diketahui, polisi ditabrak saat anggota DPRD yang membawa mobil Toyota Alphard berpelat nomor DB 1314 MM  yang ingin menepikan kendaraannya, di Kelurahan Kampung Pisang.

Namun, kondisi tersebut malah membuat kemacetan di jalan.

Polantas Brigpol Muis yang sedang mengatur lalu lintas dengan mengenakan jas hujan lantas meminta pemilik memindahkan mobilnya. Namun, anggota DPRD itu tidak langsung memindahkan mobilnya.

Ia justru terlihat asyik menekan ponselnya dan terkesan mengabaikan petugas.Saat itu, rekan Bripol Muis sempat merekam peristiwa itu menggunakan gawai. Anggota polisi itu menganggap tindakan pemilik mobil itu tak pantas.

Baca Juga: Pintu Masuk Utara Sumsel, Pemudik Bengkulu Diputar Balik di Lubuklinggau

"Tara (tidak) hargai petugas. Masih main HP, suruh dari tadi tidak mau pindah," ujar sang petugas yang merekam video itu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait