SuaraSumsel.id - Duka mendalam dirasakan keluarga awak kapal KRI Nanggala 402. Panglima Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyatakan seluruh awak kapal Nanggala 402 dinyatakan gugur.
Pihak keluarga awak kapal KRI Nanggala 402 asal Desa Symber Mulyo, Buay Wadang Timur, OKU Timur Sumatera Selatan sempat berharap ada kabar baik dari Sertu Ryan Yogie.
Sertu Ryan Yogie merupakan satu dari 53 awak kapal yang ikut dalam sesi latihan KRI Nanggala 402 yang sempat hilang kontak di perairan utara Bali, Rabu (23/4/2021).
Sertu Ryan Yogie Pratama merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Ia merupakan satu-satunya yang menjadi anggota TNI.
Baca Juga:Ibu Awak KRI Nanggala 402: Kami Harap Ryan Yogie Pulang dengan Selamat
Ibu Sertu Ryan Nani Suryani (52), ibu dari Ryan mengenang anak pertamanya sebagai anak yang peduli terhadap keluarga, dan juga sayang pada adik-adiknya.
Dikatakan Nani, keluarga baru mengetahui kabar duka ini dari isteri Ryan Yogie, Alma Hanaya. Saat itu, Alma menghubunginya via telpon.
“Isteri telpon saya, tanya kabar saya dulu sehat atau tidak, lalu tidak lama ia nangis sambil bilang minta doanya bu,” ungkap Nani Suryani (52), ibu Sertu Ryan Yogie, seperti dilansir dari Sumselupdate.com - Jaringan Suara.com, Sabtu (24/4/2021)
Setelah mengetahui kabar tersebut, keluarga seketika langsung histeris. “Kami di sini langsung histeris setelah mendengar kabar dari isterinya,” ucapnya dengan nada gemetar.
Prajurit TNI yang berusia 30 tahun tersebut selain berbakti kepada orangtuanya, ia juga dikenal mempunyai kepribadian yang baik kepada masyarakat sekitar. Saat dia pulang kampung, ia sering mengunungi keluarga lainnya.
Baca Juga:Selagi di Sumsel Bisa Mudik, Namanya Pulang Kota Bukan Pulang Kampung
Selama bertugas, Sertu Ryan tinggal di Surabaya bersama istri dan satu anak yang baru berumur satu tahun.
- 1
- 2