alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Beredar Wasiat Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Katedral, Minta Jauhi Riba Bank

Tasmalinda Selasa, 30 Maret 2021 | 12:32 WIB

Beredar Wasiat Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Katedral, Minta Jauhi Riba Bank
Petugas kepolisian mengangkat kantong jenazah berisi bagian tubuh dari terduga pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021). ANTARA FOTO/Indra Abriyanto. Beredar Wasiat Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Katedral: Minta Jauhi Riba Bank

Beredar pesan wasiat pelaku aksi bunuh diri bom gereja Makassar yang isinya melarang keluarga mengambil uang di bank, karena itu riba.

SuaraSumsel.id - Surat wasiay pelaku bom Gereja Makassar beredar. Isinya berupa pesan kepada ibu dan adiknya agar menjauhi riba bank. Surat itu ditemukan dalam pengeledahan rumah L, salah satu pelaku bom bunuh diri Gereja Makassar, Minggu (28/3/2021).

Ledakan bom yang dilakukan L, bersama satu pelaku lainnya yang berupa istrinya. Keduannya diketahui baru menikah beberapa bulan lalu.

Surat wasiat itu muncul dan beredar viral di media sosial, media arus utama menayangkan foto surat wasiat tersebut dan menarasikan foto  surat wasiat pelaku bom bunuh diri di gereja Katedral Makassar.

Dalam surat wasiat itu, L salah satu pelaku bom bunuh diri,  berwasiat ke ibu dan adiknya.

Baca Juga: "Pedas" Jelang Ramadan, Harga Cabai di Sumsel Tembus Rp 150.000/Kg

Surat wasiat bomber Gereja Makassar
Surat wasiat bomber Gereja Makassar

Ini isi surat wasiat tersebut: 

Assalamualaikum Wr Wb

Wasiat kepadan orang yang saya cintai karena Allah

Wahai Ummy ku minta maaf kalo ada salahku baik perilaku maupun lisanku. Jangan ki lupa senantiasa beribadah kepada Allah dan jangan ki tinggalkan sholat. Semoga Allah kumpulkan ki di surganya.

 Ummy sekali lagi minya maaf ka, ku sayang sekali tapi Allah lebih menyayangi hambanya.

Baca Juga: Nama Bupati Dodi Reza Diusung di Pilgub Sumsel, Ini Target Golkar Palembang

Makanya saya tempuh jalanku sebagai mana jalan Nabi/Rasul Allah untuk selamatkan ki dan bisa ki kembali berkumpul di surga

Satu ji pesanku buat kita ummy, berhenti ambil uang bank, karena uang bank itu riba dan tidak diberkahi oleh Allah.

Ini ada uang simpananku 2.350.000 untuk bayar pinjaman di bank dan itu uang kontrak rumahku masih ada 5 bulan di karyawan laundrynya mus. 500.000/bulan na kontrakan ambil meri tiap bulan, simpan ki untuk bayar pinjaman

Pitto, minta maaf ka kalau ada salahku dek, baik itu lisanku maupun perbuatanku dulu.

Satu pesanku untuk kau dek, jaga ummy baek-baek. Kau mami bisa jaga ummy dan jangan juga malas-malasan sholat dan jangan i bergaul-gaul, fokus saja bantu ummy.

Istiqomah ki semua di jalan ini nah ummy, Pitto dan keluarga ku yang saya cintai karna Allah, semoga Allah kumpulkan ki di surga dan semua sodarahnya dan keluarga bapakku

Muh. Lukman Alfariz

Sumber: Suara.com

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait