facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Belajar Tatap Muka di Sumsel Bakal Digelar jika Seluruh Guru Divaksin

Tasmalinda Rabu, 17 Maret 2021 | 15:41 WIB

Belajar Tatap Muka di Sumsel Bakal Digelar jika Seluruh Guru Divaksin
Vaksinasi para guru di Palembang [Fitria/suara.com]

Pemerintah provinsi menjanjikan sekolah di Sumsel bisa digelar asal seluruh guru selesai divaksinasi covid 19.

SuaraSumsel.id - Sebanyak 1.700 guru sekolah lanjutan dan sekolah luar biasa mendapatkan vaksinasi covid 19 di RS Siti Fatimah Palembang. Hal ini dilakukan sebagai persiapan dimulainya pembelajaran tatap muka (PTM) di seluruh sekolah di Palembang.

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Reza Pahlevi mengungkapkan vaksin ini sebagai langkah menuju PTM yang diperkirakan pada bulan Juli nanti. Namun pelaksanaannya, baru bisa dilakukan jika semua guru selesai divaksin.

“Seperti arahan presiden Juli akansSekolah Offline. Mungkin sudah diperkirakan vaksin sudah tersebar seluruh Indonesia pada saat nanti,”jelasnya usai meninjau proses vaksinasi, Rabu (17/3/2021).

Meskipun di beberapa wilayah lainnya, sekolah telah dilakukan uji coba sekolah tatap muka namun kota Palembang melakukan penundaan. Hal tersebut dilakukan guna mematuhi peraturan Gubernur Herman Deru.

Baca Juga: Pengamat Politik Sumsel Joko Siswanto Berpulang, Ini Kenangan Para Sahabat

“Kita masih melihat dan mengevaluasi perkembangan ke depannya,” imbuh Deru.

Meskipun pembelajaran sudah akan dilakukan Juli, namun sekolah akan menerapkan protokol kesehatan dalam ruangan. Sekolah akan dibagi menjadi dua sesi kegiatan tatap muka.

“Teknisnya tetap, misalnya sistem A-B-A-B, A di rumah dan B tatap muka dan sebaliknya akan digilir,” terang ia.

Apalagi, Reza mengklaim jika saat guru dan tenaga pengajar lainnya juga makin berinovasi dengan metode pembelajaran daring. Hal dilakukan guna mengurangi rasa jenuh pembelajaran daring.

“Banyak Inovasi yang dibuat pengajar guna mengurasi kejenuhan anak-anak sehingga mereka masih tertarik belajar daring,” sambungnya.

Baca Juga: Tolak Kantor Terpadu Pemprov Sumsel, Ini Alasan Elemen Masyarakat Sipil

Menurut ia, kebijakan pembelajaran bagi siswa tetap harus mengutamakan kesehatan dan keselamatan bagi semua pihak, terutama para siswa.

Reporter: Fitria.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait