Hari Kedelapan, Tim SAR Fokus Cari Korban & CVR Sriwijaya Air SJ182

"Serpihan juga tetap diprioritaskan dan yang berikutnya adalah CVR," tambah dia.

Eko Faizin
Sabtu, 16 Januari 2021 | 12:20 WIB
Hari Kedelapan, Tim SAR Fokus Cari Korban & CVR Sriwijaya Air SJ182
Kapal Polisi (KP) Pelatuk-3013 merapat ke Posko di KP Bisma 8003, Ahad (10/1/2021) dalam rangka pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di sekitar Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta. [ANTARA/Andi Firdaus]

SuaraSumsel.id - Di hari kedelapan pencarian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak ini, tim SAR gabungan akan difokuskan mencari jenazah korban serta rekaman suara kokpit (cockpit voice recorder/CVR) dan serpihan pesawat.

Disampaikan Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (MAR) Rasman MS bahwa pencarian korban diutamakan hari ini, Sabtu (16/1/2021),

"Hari ini tetap fokus kepada tiga objek yang akan kita lakukan pencarian, jenazah tetap utamakan, karena ini menjadi harapan bagi keluarga korban," kata Rasman di Posko SAR Terpadu JICT 2 Tanjung Priok dikutip dari Antara, Sabtu (16/1/2021).

Rasman mengatakan tim pencari juga akan tetap melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat dan CVR Sriwijaya Air SJ182.

"Serpihan juga tetap diprioritaskan dan yang berikutnya adalah CVR," tambah dia.

Terkait dengan CVR, Rasman mengatakan gambar CVR yang beredar hanyalah bagian luar CVR, sedangkan komponen inti yang menyimpan rekaman percakapan di dalam kokpit pesawat masih belum ditemukan.

"Khusus untuk masalah CVR, bahwa sampai saat ini belum kita temukan. Yang beredar di gambar adalah baru casingnya. Kalau casingnya itu bungkusnya. Mudah-mudahan hari ini, itu bisa dimaksimalkan untuk menemukan apa yang menjadi harapan kita sekalian," pungkasnya.

Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ182 dengan rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 mil laut (nautical mile/nm) di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Pesawat lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB karena karena faktor cuaca.

Berdasarkan data manifes, pesawat yang diproduksi pada 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri enam kru aktif dan enam kru ekstra. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak