Kekerasan Seksual Dunia Maya Terus Menghantui Perempuan Sumsel

Jumlah korban akibat kekerasan seksual di dunia maya terus meningkat di Sumatera Selatan.

Tasmalinda
Minggu, 03 Januari 2021 | 08:10 WIB
Kekerasan Seksual Dunia Maya Terus Menghantui Perempuan Sumsel
Ilustrasi korban kekerasan dunia maya (Pixabay)

SuaraSumsel.id - Perempuan Sumatera Selatan terus menjadi korban kekerasan seksual di dunia maya. Lembaga pusat pembelaan hak-hak perempuan Women`s Crisis Centre (WCC) Palembang mencatat sepanjang tahun 2020 perempuan korban tindak kekerasan di dunia maya atau cyber crime di Pelembang, mengalami peningkatan.

Berdasarkan data pada tahun 2019, pihaknya hanya menerima delapan pengaduan Kekerasan Berbasis Gender Daring/Online (KBGO) sedangkan pada 2020 menjadi 28 kasus, "kata Direktur Eksekutif Women`s Crisis Centre (WCC) Palembang, Yeni Roslaini Izi di Palembang dilansir dari ANTARA, minggu (3/1/2020).

Kekerasan cyber crime yang dilaporkan para korban tersebut sebagian besar berupa penyebaran foto dan video pribadi secara daring di media sosial oleh teman dekat laki-laki dan mantan pacar atau suaminya.

Tindak kekerasan terhadap perempuan berbasis gender daring/online itu mengalami peningkatan pada masa pandemi COVID-19.

Baca Juga:33,25 Ha Lahan dan Hutan Sumsel Terbakar, Polisi Amankan 26 Tersangka

Kondisi ini menjadi perhatian pihaknya pada tahun 2021 ini dengan menyiapkan berbagai kegiatan yang dapat meminimalkan kasus tindak kekerasan terhadap perempuan itu, katanya.

Dia menjelaskan, untuk mencegah terus meningkatnya jumlah perempuan yang menjadi korban tindak kekerasan di dunia maya atau cyber crime pihaknya mengingatkan kepada para perempuan terutama anak-anak remaja putri untuk hati-hati memuat/menyebarkan foto atau video pribadi di media sosial.

Jika sampai foto atau video pribadi tersebar di media sosial bisa berdampak memalukan keluarga besar dan bisa diproses hukum sesuai dengan Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Dampak dari tindakan kekerasan dunia maya itu tidak saja terhadap fisik dan psikis, tapi juga terhadap keberlangsungan kehidupan korban dan keluarganya, oleh karena itu perempuan harus bijak dalam menggunakan gawai di media sosial," ujarnya. (ANTARA)

Baca Juga:Aktivis Perempuan Dihukum Kurungan karena Perjuangkan Hak Mengemudi Kaumnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak