Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Peneliti Sebut Kopi Bisa Melawan Kanker Usus

Tasmalinda Senin, 21 September 2020 | 08:15 WIB

Peneliti Sebut Kopi Bisa Melawan Kanker Usus
Kori kohi, es kopi ala Jepang. (Shutterstock)

Penelitian menyebutkan kopi bisa memperlambat pertumbuhan kanker usus.

SuaraSumsel.id - Menikmati seruput kopi telah lama dikaitkan dengan manfaat mencegah beragam penyakit. Sebuah studi baru menyebutkan bahwa manfaat secangkir kopi bisa dikaitkan dengan kelangsungan hidup yang lebih lama sekaligus resiko perkembangan kanker yang lebih rendah pada pasien kanker kolorektal, yakni kanker yang tumbuh di jaringan usus besar..

Para peneliti dari Dana-Farber Cancer Institute menemukan pada 1.171 pasien yang dirawat karena kanker kolorektal metastatik yang melaporkan minum dua hingga tiga cangkir kopi sehari cenderung hidup lebih lama secara keseluruhan.

Selain itu, mereka memiliki waktu lebih lama sebelum penyakit jadi memburuk dibandingkan mereka yang tidak minum kopi.

Bahkan ditemukan, peserta yang minum kopi dalam jumlah yang lebih banyak atau lebih dari empat cangkir sehari, memiliki manfaat yang lebih besar.

Manfaat ini dimiliki kopi berkafein maupun tanpa kafein.

"Diketahui bahwa beberapa senyawa dalam kopi memiliki antioksidan, anti-inflamasi, dan sifat lain yang mungkin aktif melawan kanker," kata Chen Yuan, rekan penulis studi dan rekan peneliti di Dana-Farber Cancer Institute, dikutip dari USA Today.

Gejala kanker kolorektal sendiri termasuk perubahan gerakan usus, pendarahan rektal, darah pada tinja dan sakit perut.

Namun, penulis penelitian menekankan bahwa laporan tersebut hanya dapat menemukan hubungan, bukan sebab-akibat.

Sajian es kopi susu. (Shutterstock)
Sajian es kopi susu. (Shutterstock)

Para ahli pun mengatakan studi tersebut tidak memberikan bukti yang cukup untuk merekomendasikan minum kopi setiap hari untuk orang yang menderita kanker.

"Meskipun terlalu dini untuk merekomendasikan asupan tinggi kopi sebagai pengobatan potensial untuk kanker kolorektal, penelitian kami menunjukkan bahwa minum kopi tidak berbahaya dan berpotensi bermanfaat," kata Dr. Kimmie Ng, penulis senior studi dan ahli onkologi di Dana- Farber.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait