Indeks Terpopuler News Lifestyle

Bejat! Ayah Kandung Cabuli Dua Anak Kandungnya Sejak 2018

M Nurhadi Selasa, 28 Juli 2020 | 18:43 WIB

Bejat! Ayah Kandung Cabuli Dua Anak Kandungnya Sejak 2018
Ilustrasi korban pelecehan seksual (Unsplash/Zohre)

SF lalu bertanya kepada korban tentang kejadian itu, dan korban mengaku telah dicabuli oleh ayahnya sejak tahun 2018, kata Kompol Martuasah Tobing.

SuaraSumsel.id - Seorang ayah di Medan berinisial MBM (42) diamankan Polrestabes Medan lantaran tega mencabuli dua anak kandungnya sendiri. Tidak cukup sampai disitu, pelaku bahkan sudah melakukan perbuatan bejatnya tersebut sejak taun 2018 silam.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Kabarmedan.com (jaringan Suara.com), kebejatan pelaku tersebut ketahuan istri pelaku SF (33) yang tak lain merupakan ibu dari korban pada Minggu sore (26/7/2020). SF kedapatan melihat suaminya mencabuli anak kandungnya sendiri di dekat tangga di lantai 2 rumahnya.

Menurut penuturan saksi melalui Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Tobing, pelaku diduga menggesekkan kemaluannya ke kemaluan korban dengan posisi berdiri. Saat itu pelaku dan korban sedang tidak mengenakan celana. SF yang mengetahui hal itu langsung berteriak dan memaki-maki pelaku yang berprofesi sebagai penjaga malam.

“SF lalu bertanya kepada korban tentang kejadian itu, dan korban mengaku telah dicabuli oleh ayahnya sejak tahun 2018,” kata Kompol Martuasah Tobing, Selasa (28/7/2020).

Pelaku mencabuli korban dengan cara meremas payudara korban. Selain itu, pelaku juga menggesek-gesekkan kemaluannya ke kemaluan korban hingga mengeluarkan sperma. Pelaku melakukan perbuatan bejatnya tersebut saat ibu korban sedang berada di luar rumah.

Perbuatan pelaku saat ini sudah dilimpahkan ke SPK Polrestabes Medan pada Senin malam (27/7/2020), sekaligus menyerahkan pelaku dengan Laporan Polisi Nomor : LP/1845/K/VII/2020/Restabes Medan.

Kedua korban yang masih berusia 9 dan 10 tahun dilaporkan mengalami trauma berat karena perbuatan pelaku yang tidak lain adalah ayah kandung mereka sendiri.

Pelaku disangkakan dengan Pasal 82 ayat (1),(2) Jo Pasal 76 E dari UU RI No.35 Tahun 2004 tentang perubahan atas UU RI No.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait