Tasmalinda
Rabu, 16 September 2026 | 19:10 WIB
Gubernur Herman Deru saat sidak SPBU di Palembang, Sumatera Selatan (17/9/2026).
Baca 10 detik
  • Gubernur Sumsel Herman Deru meninjau antrean panjang solar subsidi di SPBU Kebun Bunga Palembang pada Selasa (15/9/2026).
  • Herman Deru langsung menghubungi Pertamina Patra Niaga untuk meminta pengiriman pasokan BBM segera dinormalkan demi mengatasi antrean.
  • Petugas SPBU belum dapat memastikan penyebab pasti tersendatnya pasokan yang membuat para sopir menunggu berjam-jam.

SuaraSumsel.id - Antrean Solar Kembali Terjadi di Palembang, Apa Penyebabnya?
PALEMBANG – Antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM bersubsidi kembali terjadi di SPBU Kebun Bunga, Palembang, Selasa (15/9/2026). Antrean bahkan memanjang dari kawasan Simpang Bandara hingga Jalan Noerdin Pandji dan membuat sejumlah sopir mengaku harus menunggu berjam-jam.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang melihat langsung antrean tersebut kemudian turun dari kendaraannya untuk mencari tahu penyebab kondisi itu. Kepada petugas SPBU, ia mempertanyakan apakah antrean terjadi karena keterlambatan pengiriman BBM. Namun, petugas SPBU saat itu belum dapat memastikan penyebabnya.

“Ini telat kirim? Kenapa solar antre sampai Jalan Kebun Sayur (Noerdin Pandji) tadi?” tanya Herman Deru kepada petugas SPBU.

Kondisi tersebut menjadi sorotan karena sejumlah sopir truk yang ditemui Herman Deru mengaku sudah berada di antrean sejak malam hari untuk mendapatkan solar. Sejumlah laporan menyebut waktu tunggu mencapai lebih dari 10 jam.

Herman Deru Telepon Pertamina

Setelah mendapatkan informasi dari lapangan, Herman Deru kemudian menghubungi Region Manager Retail Sales Pertamina Patra Niaga, Ayub Ritto.

Dalam percakapan tersebut, Herman Deru meminta pasokan BBM, khususnya solar dan Pertalite, segera dikirim ke SPBU agar antrean kendaraan dapat terurai.

“Ini jam 7 malam sudah habis, kemarin sudah sempat bagus, dinormalkan lagi, Pak Ayub. Tolong, kasihan orang,” ujar Herman Deru saat menghubungi Ayub Ritto.

Herman Deru menyebut kondisi antrean sebelumnya sempat membaik. Namun, antrean kembali terjadi dan membuat pengemudi harus menghabiskan waktu panjang di SPBU.

Baca Juga: Karhutla Tak Pilih Korban, 4 Tokoh Lintas Agama Bicara Soal Menjaga Alam

Persoalan utama yang muncul dari kejadian di SPBU Kebun Bunga bukan hanya panjangnya antrean, tetapi juga belum jelasnya penyebab di balik kondisi tersebut.

Di lokasi, Herman Deru memang mempertanyakan kemungkinan keterlambatan pengiriman kepada petugas SPBU. Namun, petugas belum dapat memberikan penjelasan pasti mengenai penyebab pasokan yang tersendat.

Karena itu, antrean panjang di lokasi tersebut belum dengan sendirinya membuktikan adanya kelangkaan BBM secara umum di Palembang.

Yang terlihat di lapangan adalah adanya persoalan ketersediaan atau distribusi pada SPBU tersebut yang menyebabkan kendaraan menunggu dalam waktu lama.

Hal ini penting dibedakan agar persoalan antrean tidak langsung disimpulkan sebagai kelangkaan BBM secara keseluruhan.

Persoalan Antrean Sempat Muncul Sebelumnya

Load More