- Kualitas udara di Kota Palembang memburuk tajam akibat kabut asap karhutla pada Selasa, 25 Agustus 2026.
- Konsentrasi PM2.5 di Stasiun Musi 2 sempat mencapai kategori berbahaya sebesar 285,3 mikrogram per meter kubik.
- Pemerintah Kota Palembang menyiapkan puskesmas siaga dan BMKG mengimbau kelompok rentan membatasi aktivitas luar ruangan.
SuaraSumsel.id - Kualitas udara di Kota Palembang sempat memburuk tajam pada Selasa (25/8/2026). Konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di Stasiun Musi 2 bahkan mencapai 285,3 mikrogram per meter kubik (µg/m³) dan masuk kategori berbahaya.
Data pemantauan BMKG menunjukkan kenaikan konsentrasi PM2.5 terjadi dalam waktu relatif singkat. Pada pukul 14.00 WIB, angkanya masih berada di 91,5 µg/m³.
Konsentrasi kemudian meningkat menjadi 126,5 µg/m³ pada pukul 15.00 WIB dan 213,8 µg/m³ satu jam berikutnya.
Kondisi semakin memburuk pada pukul 17.00 WIB ketika PM2.5 mencapai 280,1 µg/m³. Angka tersebut kembali naik menjadi 285,3 µg/m³ pada pukul 18.00 WIB.
Berdasarkan klasifikasi BMKG, konsentrasi PM2.5 di atas 250,5 µg/m³ masuk kategori berbahaya. Namun, kondisi tersebut tidak bertahan lama.
Dua jam kemudian, konsentrasi PM2.5 di Stasiun Musi 2 turun cukup drastis menjadi 71,9 µg/m³ pada pukul 20.00 WIB. Meski jauh lebih rendah dibandingkan sebelumnya, angka tersebut masih berada dalam kategori tidak sehat.
Kualitas udara masih perlu diwaspadai
Pemantauan kualitas udara melalui IQAir yang diperbarui pada pukul 22.01 WIB juga menunjukkan kondisi yang belum sepenuhnya membaik.
Indeks kualitas udara (AQI) Palembang tercatat 164 AQI-US, dengan status tidak sehat. Konsentrasi PM2.5 berada di angka 83 µg/m³, sementara PM10 mencapai 220 µg/m³.
Baca Juga: Bukan Cuma Kabut Asap, 3 Kecamatan Palembang Kini Krisis Air Bersih
IQAir juga mencatat kondisi cuaca di Palembang berupa smoky haze atau kabut asap.
Meski angka dari BMKG dan IQAir berbeda, keduanya menunjukkan kondisi udara Palembang masih perlu mendapat perhatian. Perbedaan tersebut dapat terjadi karena sistem indeks, sumber data, maupun lokasi pemantauan yang berbeda.
Palembang masih terdampak kabut asap
Buruknya kualitas udara tersebut terjadi ketika Palembang masih diselimuti kabut asap akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah.
Sebelumnya, BMKG menyebut kualitas udara Palembang berada pada level tidak sehat. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh asap karhutla yang terbawa ke wilayah perkotaan.
Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan, Wandayantolis, mengingatkan masyarakat, terutama kelompok rentan, agar membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Kabut Asap, 3 Kecamatan Palembang Kini Krisis Air Bersih
-
Sehari Usai Rakor Prabowo, 15 Hektar Lahan Semi Gambut Ogan Ilir Terbakar
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?
-
Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
Terkini
-
Kabut Asap Makin Parah, Unsri Alihkan Kuliah ke Online, Kapan Kembali ke Kampus?
-
KA Bukit Serelo Tabrak Isuzu Panther, Satu Keluarga Jadi Korban: 4 Meninggal, 1 Kritis
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja