- Kualitas udara di Kota Palembang memburuk tajam akibat kabut asap karhutla pada Selasa, 25 Agustus 2026.
- Konsentrasi PM2.5 di Stasiun Musi 2 sempat mencapai kategori berbahaya sebesar 285,3 mikrogram per meter kubik.
- Pemerintah Kota Palembang menyiapkan puskesmas siaga dan BMKG mengimbau kelompok rentan membatasi aktivitas luar ruangan.
Masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan juga dianjurkan menggunakan perlindungan seperti masker.
Angka bisa berubah dalam hitungan jam
Perubahan konsentrasi PM2.5 di Musi 2 menunjukkan kualitas udara dapat berubah cukup cepat.
Dalam rentang empat jam, angkanya meningkat dari 91,5 µg/m³ menjadi 285,3 µg/m³. Dua jam setelah mencapai titik tersebut, konsentrasinya kembali turun menjadi 71,9 µg/m³.
Karena itu, kondisi udara tidak cukup dinilai hanya dari apa yang terlihat secara kasat mata.
Kabut yang mulai menipis belum tentu berarti kualitas udara sudah kembali aman. Sebaliknya, perubahan arah angin dan kondisi atmosfer dapat membuat konsentrasi polutan kembali meningkat.
Pemerintah Kota Palembang juga telah melakukan sejumlah langkah antisipasi, termasuk menyiapkan puskesmas sebagai posko 24 jam untuk menghadapi kemungkinan peningkatan gangguan kesehatan akibat buruknya kualitas udara.
Bagi masyarakat, pemantauan kualitas udara secara berkala menjadi penting, terutama sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.
Baca Juga: Bukan Cuma Kabut Asap, 3 Kecamatan Palembang Kini Krisis Air Bersih
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Kabut Asap, 3 Kecamatan Palembang Kini Krisis Air Bersih
-
Sehari Usai Rakor Prabowo, 15 Hektar Lahan Semi Gambut Ogan Ilir Terbakar
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?
-
Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
ISPA di Sumsel Tembus 52.483 Kasus, September Jadi yang Terburuk dan Kian Mengkhawatirkan
-
Indeks Udara Palembang Masih Berbahaya, Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumsel
-
8 Anak Diduga Jadi Korban Pembina Pramuka di Palembang, Kasus Terungkap Setelah 5 Tahun
-
Ratu Dewa Bilang Enjoy saat Kabut Asap, Publik Bandingkan dengan Sikap Leonardo DiCaprio
-
Dari Tari Tanggai hingga Lukisan Presiden 2045, Seniman Suarakan Kritik Karhutla