Tasmalinda
Senin, 03 Agustus 2026 | 19:20 WIB
Direktur Bisnis Bank Sumsel Babel Marzuki memastikan peran memperkuat program sultan muda
Baca 10 detik
  • Bank Sumsel Babel mendukung Program 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan untuk memperluas akses pembiayaan produktif wirausaha.
  • Dukungan tersebut disampaikan dalam Virtual Assessment TPKAD Award 2026 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan.
  • Kolaborasi ini bertujuan memperkuat literasi keuangan, pemberdayaan UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

SuaraSumsel.id - Bank Sumsel Babel kembali menegaskan komitmennya memperkuat inklusi keuangan dan memperluas akses pembiayaan produktif bagi masyarakat melalui dukungan terhadap Program 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan, yang menjadi program unggulan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam membangun ekosistem wirausaha muda.

Komitmen tersebut disampaikan saat Virtual Assessment Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Award 2026, yang merupakan bagian dari proses penilaian nasional yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru bersama jajaran TPKAD Provinsi Sumatera Selatan dan diikuti berbagai pemangku kepentingan, termasuk Bank Sumsel Babel sebagai bank pembangunan daerah yang berperan memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Sumatera Selatan mempresentasikan Program 100.000 Sultan Muda sebagai flagship program TPKAD. Program ini dirancang membangun ekosistem kewirausahaan muda secara menyeluruh, mulai dari peningkatan literasi dan inklusi keuangan, akses pembiayaan, penguatan kapasitas usaha, digitalisasi, hingga perluasan pasar dan peluang ekspor.

Sebagai mitra strategis pemerintah daerah, Bank Sumsel Babel terus mengambil peran aktif melalui penyediaan berbagai layanan perbankan, pembiayaan produktif, edukasi keuangan, serta inovasi layanan yang dirancang untuk menjangkau pelaku UMKM dan generasi muda di Sumatera Selatan maupun Bangka Belitung.

Direktur Bisnis Bank Sumsel Babel Marzuki mengatakan keberhasilan membangun ekonomi daerah tidak hanya bergantung pada tersedianya akses permodalan, tetapi juga kemampuan masyarakat memanfaatkan layanan keuangan untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

"Bank Sumsel Babel meyakini bahwa inklusi keuangan tidak hanya diukur dari meningkatnya akses terhadap layanan perbankan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat memanfaatkan layanan tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan. Bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, OJK, dan seluruh pemangku kepentingan, kami berkomitmen mendukung Program Sultan Muda melalui perluasan pembiayaan produktif, penguatan literasi keuangan, serta pengembangan wirausaha muda yang tangguh," ujar Marzuki.

Menurutnya, kolaborasi menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berdaya saing.

Partisipasi Bank Sumsel Babel dalam proses penilaian TPKAD Award 2026 sekaligus mempertegas peran perseroan sebagai bank pembangunan daerah yang tidak hanya menyediakan layanan perbankan, tetapi juga menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM, peningkatan literasi keuangan, dan penguatan ekosistem kewirausahaan.

Baca Juga: Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Melalui sinergi yang terus diperkuat bersama pemerintah daerah, regulator, industri jasa keuangan, serta berbagai pemangku kepentingan, Bank Sumsel Babel optimistis dapat memperluas akses keuangan bagi masyarakat sekaligus mendorong lahirnya semakin banyak pengusaha muda yang mampu menciptakan lapangan kerja dan memperkuat perekonomian daerah.

Load More