- Seorang ibu rumah tangga di Palembang tergiur keuntungan bisnis ayam Rp750 ribu sehari.
- Usaha ternak ayam yang dijalankannya tersebut justru berujung pada kerugian total hingga Rp1 miliar.
- Kasus kerugian besar akibat bisnis ayam ini terjadi di wilayah Palembang belum lama ini.
SuaraSumsel.id - Keinginan mengembangkan usaha justru berujung petaka bagi seorang ibu rumah tangga (IRT) di Palembang. Setelah dijanjikan keuntungan hingga Rp750 ribu setiap hari dari bisnis ayam, korban akhirnya kehilangan uang lebih dari Rp1 miliar yang telah diinvestasikannya kepada pelaku.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa tawaran keuntungan besar dalam waktu singkat perlu diwaspadai, terutama ketika tidak disertai skema usaha yang transparan. Praktik investasi dengan imbal hasil tetap yang sangat tinggi merupakan salah satu pola yang kerap muncul dalam berbagai kasus dugaan penipuan.
Korban mengaku awalnya tertarik karena pelaku menawarkan kerja sama bisnis ayam dengan keuntungan tetap sebesar Rp750 ribu per hari. Tawaran tersebut terdengar meyakinkan sehingga korban secara bertahap menyerahkan dana hingga nilainya menembus lebih dari Rp1 miliar.
Pada awal kerja sama, korban disebut masih menerima pembayaran keuntungan sehingga kepercayaannya semakin kuat. Namun, setelah nilai investasi terus bertambah, pembayaran mulai tersendat hingga akhirnya berhenti sama sekali.
Merasa ada yang tidak beres, korban berulang kali meminta kejelasan dan pengembalian dana yang telah diserahkan. Namun, uang tersebut tak kunjung kembali sehingga korban akhirnya memilih menempuh jalur hukum.
Janji Untung Besar Jadi Daya Tarik
Besarnya keuntungan yang dijanjikan menjadi alasan utama korban tetap menambah modal. Skema seperti ini kerap membuat korban percaya karena pembayaran keuntungan pada tahap awal menciptakan kesan bahwa usaha benar-benar berjalan. Ketika dana yang disetor semakin besar, pembayaran kemudian terhenti dan kerugian korban membengkak.
Kasus tersebut kini menjadi perhatian aparat penegak hukum untuk mengungkap kronologi transaksi, hubungan antara korban dan terlapor, serta memastikan apakah terdapat korban lain dengan modus serupa.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran bisnis dengan keuntungan tetap yang tinggi dalam waktu singkat.
Baca Juga: Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
Sebelum menyerahkan dana dalam jumlah besar, masyarakat disarankan memastikan legalitas usaha, mekanisme bisnis, serta melakukan verifikasi terhadap pihak yang menawarkan kerja sama agar tidak menjadi korban penipuan.
Tag
Berita Terkait
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
Kasus Apa yang Menjerat Wagub Babel Hellyana hingga Langsung Ditahan?
-
Wagub Babel Hellyana Ditahan Usai Divonis Penjara 4 Bulan
-
Pengusaha Salon Palembang Kehilangan Rp3,5 Miliar, Tergiur Investasi Batu Bara dari Guru Spiritual
-
WNA Turki Kehilangan Rp53 Juta Usai Datang ke Palembang demi Menikahi Gadis Kenalan Aplikasi
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus
-
Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula
-
Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional
-
Taksi Listrik di Palembang Dipersoalkan, Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?