- Kota Palembang mencatat kasus Flu Singapura tertinggi di Sumatera Selatan dengan 118 penderita hingga akhir Juni 2026.
- Tingginya mobilitas penduduk dan banyaknya fasilitas publik untuk anak-anak menjadi pemicu utama cepatnya penularan virus di Palembang.
- Lonjakan kasus penyakit tersebut mulai terjadi sejak April 2026 akibat faktor musim pancaroba dan kurangnya penerapan perilaku bersih.
SuaraSumsel.id - Kota Palembang kembali menjadi daerah dengan jumlah kasus Flu Singapura atau Hand, Foot and Mouth Disease (HFMD) tertinggi di Sumatera Selatan. Dari total 628 kasus yang tercatat hingga pekan ke-23 atau akhir Juni 2026, sebanyak 118 kasus berasal dari ibu kota provinsi tersebut.
Tingginya angka tersebut memunculkan pertanyaan di masyarakat. Mengapa Palembang menjadi wilayah dengan penyebaran kasus paling banyak dibandingkan kabupaten dan kota lain di Sumsel?
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sumatera Selatan, Ira Primadesa Ogatiyah, menjelaskan tingginya jumlah kasus di Palembang tidak terlepas dari karakteristik kota yang memiliki mobilitas penduduk tinggi serta banyak lokasi berkumpulnya anak-anak.
"HFMD memang penyakit musiman. Kasus di Sumsel biasanya meningkat saat pancaroba atau peralihan musim hujan ke kemarau dan sebaliknya. Penyebaran bisa terjadi di mana saja, seperti ketika anak-anak berkumpul di ruang ber-AC atau taman bermain indoor," kata Ira.
Menurutnya, Palembang memiliki lebih banyak fasilitas bermain anak, sekolah, pusat perbelanjaan, hingga ruang publik yang memperbesar peluang kontak antaranak, sehingga risiko penularan juga meningkat.
Data Dinas Kesehatan Sumsel menunjukkan Palembang mencatat 118 kasus, menjadi daerah dengan jumlah penderita terbanyak. Setelah Palembang, kasus tertinggi tercatat di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sebanyak 82 kasus, disusul Musi Banyuasin dan Kota Prabumulih masing-masing 78 kasus, Muara Enim 65 kasus, Lahat 62 kasus, serta Lubuk Linggau 54 kasus. Sementara Empat Lawang, OKU Timur, dan Musi Rawas Utara menjadi daerah dengan kasus terendah, masing-masing tiga kasus.
Ira mengatakan lonjakan kasus mulai terlihat sejak April 2026. Pada awal tahun, penambahan kasus masih relatif rendah, berkisar antara satu hingga belasan kasus setiap pekan. Namun memasuki pekan ke-16, jumlah penderita meningkat menjadi puluhan orang setiap minggu.
Flu Singapura merupakan penyakit akibat infeksi virus yang paling sering menyerang bayi dan anak usia di bawah lima hingga tujuh tahun. Namun, orang dewasa juga dapat tertular, terutama jika tidak menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Baca Juga: Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
Tag
Berita Terkait
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam
-
Tak Perlu Transit, Wings Air Buka Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Mulai 7 Agustus
-
Gibran Minta PSEL Palembang Tak Sekadar Olah Sampah, Warga dan UMKM Harus Ikut Untung
-
Sehari di Palembang, Ini yang Dilakukan Wapres Gibran dari RSUD hingga PSEL
-
Wapres Gibran Dijadwalkan ke Jembatan Musi V Palembang, Agenda Mendadak Ditunda
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian
-
Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M
-
Satukan Doa dan Ikhtiar, Kilang Plaju Perkuat Keselamatan Pekerja Lewat Safety Leadership
-
Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Ketangguhan Petani Rawa Lebak Sungai Rebo Lewat Mina Padi
-
BRI Bangun Jembatan Gantung di Desa Kemang Cianjur, Mobilitas Warga Kini Lebih Aman