- Wakil Presiden Gibran meninjau progres pembangunan fasilitas PSEL di Keramasan, Palembang, yang kini telah mencapai progres sebesar 91 persen.
- Pemerintah menargetkan operasional fasilitas PSEL mampu menyerap tenaga kerja lokal, memberdayakan UMKM, serta memperbaiki infrastruktur jalan penunjang di lokasi.
- Proyek PSEL di Palembang ini dipersiapkan sebagai percontohan nasional dalam pengelolaan sampah menjadi energi listrik yang ramah lingkungan.
SuaraSumsel.id - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka memastikan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Keramasan, Palembang, tidak hanya berorientasi pada penyelesaian proyek fisik. Ia meminta keberadaan fasilitas tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, mulai dari membuka lapangan kerja, memberdayakan pelaku UMKM, hingga mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung.
Pesan itu disampaikan Gibran saat meninjau progres pembangunan PSEL di Jalan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang, Kamis (16/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, serta Manager PT Indo Green Power Satriawan Ming.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, selain meminta percepatan penyelesaian proyek, Wakil Presiden memberikan perhatian khusus terhadap dampak ekonomi yang akan dirasakan masyarakat setelah PSEL mulai beroperasi.
"Bapak Wakil Presiden menekankan agar proyek ini tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat. Edukasi kepada warga, penyerapan tenaga kerja lokal, hingga pemberdayaan UMKM menjadi perhatian beliau," kata Ratu Dewa.
Ratu Dewa mengungkapkan pembangunan PSEL kini telah mencapai lebih dari 91 persen. Menurutnya, Wakil Presiden juga meminta agar proses transisi regulasi dari Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018 menuju Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 berjalan lancar karena berkaitan dengan pembiayaan, kelembagaan, hingga percepatan penyelesaian proyek.
"Beberapa hal yang menjadi stressing dari Bapak Wakil Presiden adalah proses peralihan regulasi tersebut, baik dari sisi pembiayaan, kelembagaan maupun percepatan pembangunan fisik," ujarnya.
Untuk itu, Pemerintah Kota Palembang akan terus memperkuat koordinasi dengan kementerian terkait, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, hingga Danantara agar proyek dapat beroperasi sesuai target.
Selain pembangunan fasilitas utama, Gibran juga menaruh perhatian pada infrastruktur penunjang. Ratu Dewa mengatakan dirinya telah berkoordinasi langsung dengan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengenai perbaikan akses menuju kawasan PSEL.
Baca Juga: Sehari di Palembang, Ini yang Dilakukan Wapres Gibran dari RSUD hingga PSEL
"Untuk jalan penghubung di sini, tadi saya sudah berbicara dengan Pak Gubernur. Ini akan menjadi prioritas pemerintah provinsi untuk dilakukan perbaikan," katanya.
Perbaikan akses dinilai penting agar distribusi sampah menuju fasilitas pengolahan berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.
Manager PT Indo Green Power, Satriawan Ming, mengatakan dukungan pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan proyek tersebut. Menurutnya, PSEL Palembang diproyeksikan menjadi salah satu proyek percontohan nasional dalam pengelolaan sampah menjadi energi listrik.
"Karena ini menjadi percontohan untuk pengelolaan sampah di Indonesia, Pak Wapres meminta agar progres terus ditingkatkan sehingga manfaat ekonomi maupun lingkungan dapat segera dirasakan masyarakat Palembang," ujar Satriawan.
PSEL Keramasan nantinya akan mengolah sampah Kota Palembang menjadi energi listrik sekaligus mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi persoalan sampah sekaligus mendukung pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia.
Tag
Berita Terkait
-
Sehari di Palembang, Ini yang Dilakukan Wapres Gibran dari RSUD hingga PSEL
-
Penantian Panjang Tanjung Carat Berakhir, Pelabuhan Ditarget Mulai Dibangun September 2026
-
Transportasi Umum Palembang Dinilai Mundur, Surat Terbuka untuk Ratu Dewa: Kritik Kami Dibungkam
-
Mulai Hari Ini, Isi Solar Subsidi di 10 SPBU Palembang Wajib Ikuti Aturan Baru
-
Herman Deru Cek Langsung Usaha Sultan Muda Sumsel, Sebut Hasilnya Mulai Terlihat
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Rp144,82 Miliar Raib, Begini Kronologi Pembobolan 6.609 Rekening Bank Jambi
-
Pulang ke Kampung Halaman, Rosyidah Sukses Kembangkan Usaha Hasil Laut Berkat Dukungan BRI
-
Sehari di Palembang, Ini yang Dilakukan Wapres Gibran dari RSUD hingga PSEL
-
Dari Desa ke Desa, Mantri BRI Hadir Membuka Akses Keuangan dan Mengubah Kehidupan Warga
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan