- Sebanyak 252 penumpang KM Suwindu terjebak selama dua malam di perairan Bangka akibat alur pelayaran terhalang kapal tanker.
- Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seluruh penumpang dalam keadaan selamat pada Senin (13/7/2026) menggunakan kapal KN SAR Karna.
- Proses evakuasi dilakukan karena logistik kapal habis dan kondisi kesehatan sebagian penumpang menurun akibat cuaca buruk di laut.
SuaraSumsel.id - Dua malam di tengah laut. Persediaan makanan dan air bersih habis. Sejumlah penumpang mulai mengalami penurunan kondisi kesehatan. Di saat yang sama, cuaca buruk, angin kencang dan gelombang tinggi sempat menghambat datangnya pertolongan.
Drama yang dialami ratusan penumpang KM Suwindu di perairan Bangka itu akhirnya berakhir pada Senin (13/7/2026). Sebanyak 252 penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat oleh tim SAR gabungan setelah kapal yang mereka tumpangi tak bisa bersandar di Pelabuhan Pangkalbalam.
KM Suwindu terpaksa lego jangkar karena alur pelayaran menuju pelabuhan terhalang kapal tanker Alken yang kandas. Ketidakpastian proses evakuasi tanker membuat ratusan penumpang harus bertahan di kapal selama dua malam.
Situasi semakin mendesak ketika operator kapal melaporkan bahwa persediaan makanan dan air bersih telah habis. Kondisi kesehatan beberapa penumpang pun mulai menurun.
Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Mikel JR, mengatakan operasi darurat dilakukan setelah pihaknya menerima laporan langsung dari nakhoda KM Suwindu pada Senin pukul 12.11 WIB. "Kapal tidak bisa sandar dikarenakan ada kapal tanker Alken yang kandas dan menutupi alur pelayaran. Karena tidak memungkinkan untuk melintas, nakhoda akhirnya memutuskan agar kapal lego jangkar," kata Mikel JR.
Dua Malam Bertahan, Makanan dan Air Bersih Habis
Sebelum bantuan tiba, 252 penumpang KM Suwindu telah melewati dua malam di laut. Kapal tidak dapat memasuki pelabuhan karena alur pelayaran terblokir tanker yang kandas.
Persoalan menjadi semakin serius ketika PT Merapin Nusantara Lines (BMNL) selaku operator kapal melaporkan bahwa persediaan logistik berupa makanan dan air bersih di atas kapal telah habis.
Beberapa penumpang juga dilaporkan mengalami penurunan kondisi kesehatan.
Baca Juga: BRI Salurkan KUR Rp2,5 Miliar untuk Masyarakat Pesisir Halmahera Selatan Lewat Teras Kapal
Basarnas Pangkalpinang kemudian berkoordinasi dengan operator kapal dan Ditpolairud untuk mengevakuasi para penumpang.
Namun, operasi penyelamatan tidak langsung berjalan mulus. Cuaca buruk, angin kencang dan gelombang tinggi sejak malam sebelumnya sempat menjadi kendala bagi tim SAR.
Tim akhirnya bergerak ketika kondisi memungkinkan dan air mulai pasang. "Ketika air mulai pasang, tepat pukul 13.03 WIB, KN SAR Karna langsung bertolak menuju lokasi KM Suwindu untuk melaksanakan evakuasi," ujar Mikel.
252 Penumpang Dievakuasi di Perairan Bangka
KN SAR Karna bergerak menuju lokasi KM Suwindu untuk melakukan proses evakuasi terhadap ratusan penumpang. Pemindahan dilakukan di sekitar perairan Toren Gosong, tak jauh dari pintu masuk alur pelayaran menuju Pelabuhan Pangkalbalam.
Menurut Mikel, posisi KM Suwindu berada sekitar 5,5 mil laut dari mulut alur pelabuhan dan telah masuk wilayah perairan Bangka. "Posisinya kurang lebih sejauh 5,5 nautical miles dari mulut alur pelabuhan dan sudah masuk dalam kawasan perairan Bangka," jelasnya.
Operasi tersebut akhirnya berhasil mengevakuasi sebanyak 252 penumpang dalam keadaan selamat.
Tag
Berita Terkait
-
Bank Sumsel Babel Dukung Program Mudik Lebaran Masyarakat Bangka Belitung Bersama TNI Angkatan Laut
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Prabowo Datang ke Bangka, Ratusan Penambang Kepung Kantor PT Timah: Ini Soal Perut!
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Pro Rakyat di Bangka Belitung Dengan Berbagai Bantuan Nyata
-
5 Fakta Mengejutkan Kasus Pencabulan Pimpinan Ponpes di Bangka Selatan
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Dua Malam Tertahan di Laut, 252 Penumpang KM Suwindu Akhirnya Dievakuasi
-
Penantian Panjang Tanjung Carat Berakhir, Pelabuhan Ditarget Mulai Dibangun September 2026
-
Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Proklim & Waste Management, Dorong Kemandirian Masyarakat
-
Pulang ke Palembang Usai Liburan, Satu Keluarga Kecelakaan di Tol Terpeka, 4 Tewas
-
Satu per Satu Dipanggil, 13 Lurah Diperiksa di Kasus Korupsi Lampu Jalan Palembang