- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menargetkan pembangunan fisik Pelabuhan Tanjung Carat dimulai pada September atau Oktober tahun 2026 mendatang.
- Konsorsium pengembang yang melibatkan PT Pelindo, PT SPI, dan PT SEG telah terbentuk untuk mempercepat realisasi megaproyek pelabuhan tersebut.
- Proses pembangunan masih memerlukan penyelesaian administrasi, sertifikasi lahan, serta pembangunan akses jalan tol dan jalur kereta api pendukung.
SuaraSumsel.id - Nama baru sudah ditetapkan. Konsorsium pengembang telah terbentuk. Target pembangunan fisik kembali diumumkan. Namun, bagi Sumatera Selatan yang telah lama menunggu hadirnya pelabuhan laut dalam, satu pertanyaan belum sepenuhnya terjawab: kapan pembangunan benar-benar dimulai di lapangan?
Harapan itu kini kembali mengarah ke September 2026. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menargetkan pembangunan fisik Pelabuhan Tanjung Carat dimulai sekitar September atau Oktober tahun ini, setelah konsorsium pengembang menyelesaikan sejumlah tahapan persiapan.
Megaproyek yang sebelumnya dikenal sebagai Palembang New Port itu juga memasuki babak baru setelah konsorsium menyepakati nama PT Pelabuhan Internasional Samudera Tanjung Carat.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan percepatan pembangunan telah dibahas bersama konsorsium pengembang dalam pertemuan di Griya Agung, Palembang, Jumat (10/7/2026).
Namun, September masih berupa target. Sebelum pembangunan fisik benar-benar berjalan, proyek tersebut masih harus melewati sejumlah tahapan administratif dan persiapan.
Herman Deru menyebut pembangunan fisik diperkirakan dapat dimulai sekitar September atau Oktober 2026. Ia menekankan seluruh proses harus tetap berjalan sesuai aturan dan koridor hukum.
"Kalau pembangunan fisiknya diperkirakan mulai sekitar September atau Oktober. Semuanya harus berjalan sesuai dengan koridor aturan dan hukum yang berlaku," kata Herman Deru.
Pernyataan itu membawa harapan baru bagi proyek yang telah lama dinantikan masyarakat Sumsel. Namun, penggunaan kata "diperkirakan" sekaligus menunjukkan bahwa jadwal pembangunan fisik belum dapat dibaca sebagai kepastian mutlak.
Terlebih, masih ada sejumlah tahapan yang harus dituntaskan, mulai dari proses administrasi, penetapan Badan Usaha Pelabuhan (BUP), penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), hingga persiapan groundbreaking.
Baca Juga: Mulai Hari Ini, Isi Solar Subsidi di 10 SPBU Palembang Wajib Ikuti Aturan Baru
Herman Deru sendiri meminta doa agar pelaksanaan megaproyek tersebut segera dimulai.
"Doakan saja mudah-mudahan pelaksanaannya segera dimulai," ujarnya.
Salah satu perkembangan terbaru proyek Tanjung Carat adalah disepakatinya nama PT Pelabuhan Internasional Samudera Tanjung Carat sebagai identitas baru megaproyek yang sebelumnya dikenal sebagai Palembang New Port.
Menurut Herman Deru, nama tersebut bukan sekadar identitas baru, melainkan simbol kebangkitan dan percepatan pembangunan.
"Nama ini kita pilih sesuai kesepakatan konsorsium. Ini bukan sekadar nama, tetapi simbol kebangkitan. Selama ini kita dibelenggu trauma masa lalu dengan pertanyaan: siapa yang akan memulai duluan? Dengan nama baru ini, kita mulai akselerasi," ujar Herman Deru.
Namun bagi publik, pergantian nama tentu belum menjadi akhir dari penantian. Ukuran paling konkret dari kemajuan proyek tetaplah dimulainya pembangunan fisik di lapangan hingga pelabuhan akhirnya dapat beroperasi.
Berita Terkait
-
Mulai Hari Ini, Isi Solar Subsidi di 10 SPBU Palembang Wajib Ikuti Aturan Baru
-
Herman Deru Cek Langsung Usaha Sultan Muda Sumsel, Sebut Hasilnya Mulai Terlihat
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
Sudah Bertahun-tahun Dibahas, Kapan Pelabuhan Tanjung Carat Benar-Benar Terwujud?
-
Herman Deru Buka Suara soal OTT Bupati Edison, Beri Peringatan untuk Pejabat
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera
-
Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026
-
Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi
-
Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda
-
Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh