Tasmalinda
Senin, 08 Juni 2026 | 19:23 WIB
Gubernur Sumsel, Herman Deru buka suara soal OTT KPK Muara Enim.
Baca 10 detik
  • Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Muara Enim Edison di wilayah Sumatera Selatan.
  • Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa setiap pejabat publik wajib menjaga integritas dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
  • Kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh kepala daerah untuk menghindari penyalahgunaan wewenang serta praktik tindak pidana korupsi.

SuaraSumsel.id - Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Muara Enim Edison kembali mengguncang Sumatera Selatan. Di tengah sorotan publik terhadap kasus tersebut, Gubernur Sumsel Herman Deru akhirnya buka suara dan menyampaikan pesan tegas kepada seluruh pejabat publik agar menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran penting.

Saat ditemui usai menghadiri kegiatan di Palembang, Herman Deru mengaku baru mengetahui informasi mengenai OTT yang menyeret Bupati Muara Enim tersebut. Namun demikian, ia menegaskan bahwa setiap penyelenggara negara harus menjunjung tinggi integritas dan menjalankan amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab.

"Saya baru tahu informasi itu," ujar Herman Deru singkat ketika ditanya awak media mengenai operasi senyap yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut.

Meski belum memberikan komentar panjang terkait substansi kasus yang sedang ditangani KPK, Herman Deru mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijaga. Menurutnya, setiap pejabat publik memiliki tanggung jawab besar terhadap masyarakat dan tidak boleh menyalahgunakan kewenangan yang diberikan negara.

OTT Jadi Alarm bagi Kepala Daerah

Kasus yang menjerat Bupati Muara Enim dinilai menjadi alarm keras bagi seluruh kepala daerah, baik di tingkat kabupaten maupun kota di Sumatera Selatan. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah kepala daerah di berbagai wilayah Indonesia harus berhadapan dengan hukum akibat kasus korupsi, suap proyek, hingga penyalahgunaan kewenangan.

Herman Deru juga sebelumnya kerap mengingatkan aparatur pemerintahan agar bekerja sesuai aturan dan menghindari praktik-praktik yang dapat menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Hingga kini, publik masih menunggu keterangan resmi KPK mengenai konstruksi perkara yang menjerat Edison. Sejumlah pihak yang diamankan dalam operasi tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif untuk menentukan status hukum masing-masing.

OTT yang dilakukan KPK tidak hanya menjadi perhatian masyarakat Muara Enim, tetapi juga memicu berbagai spekulasi terkait proyek-proyek strategis yang tengah berjalan di daerah tersebut.

Baca Juga: Selain Bupati Edison, Ini Sederet Pejabat Muara Enim yang Diamankan KPK dalam OTT

Banyak warga berharap proses hukum dilakukan secara transparan sehingga mampu menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Muara Enim Kembali Jadi Sorotan

Sebagai salah satu daerah dengan potensi ekonomi besar di Sumatera Selatan, Muara Enim memiliki posisi strategis karena menjadi pusat kegiatan pertambangan, energi, dan berbagai proyek pembangunan infrastruktur.

Karena itu, kasus yang menyeret kepala daerah tentu menjadi perhatian serius. Selain menyangkut aspek hukum, masyarakat juga khawatir terhadap dampaknya terhadap jalannya pemerintahan dan pelayanan publik.

Kasus OTT yang menjerat kepala daerah kembali mengingatkan pentingnya integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan. Berbagai upaya pencegahan korupsi sebenarnya telah dilakukan melalui digitalisasi pelayanan, transparansi pengadaan barang dan jasa, hingga penguatan pengawasan internal.

Namun demikian, komitmen individu tetap menjadi faktor utama dalam mencegah praktik korupsi.

Load More