- Mahasiswa Universitas Sriwijaya diduga ditodong senjata api oleh pengemudi mobil HRV di Jalan Soekarno-Hatta, Palembang, Jumat (3/7/2026).
- Insiden bermula dari perselisihan lalu lintas yang memicu pengemudi mobil mengeluarkan ancaman verbal serta menodongkan benda menyerupai senjata.
- Korban telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan kasus ini masih dalam tahap penyelidikan pihak berwajib.
SuaraSumsel.id - Sebuah video yang memperlihatkan dugaan ancaman menggunakan senjata api terhadap seorang mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) viral di media sosial. Peristiwa yang terjadi di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Palembang, pada Jumat (3/7/2026) itu bermula dari perselisihan lalu lintas yang berujung pada dugaan penodongan senjata api.
Korban diketahui merupakan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya angkatan 2022. Ia mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian dan kini memilih menempuh jalur hukum. Hingga berita ini ditulis, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
Dalam keterangannya, korban menceritakan insiden bermula saat dirinya mengendarai sepeda motor dari kawasan Tanjung Barangan menuju Jalan Soekarno-Hatta.
Saat itu, sebuah mobil HRV berwarna putih yang berada di belakang truk berusaha menyalip. Karena posisi korban berada di antara truk dan mobil tersebut, ia mengaku nyaris terjatuh.
"Dia mepet aku sampai aku hampir jatuh. Korban juga melihat ruang kosong di sisi kiri jalan dan mencoba mendahului mobil HRV tersebut, namun pengemudi mobil kembali memepet kendaraannya," ungkap korban.
Perselisihan di jalan berlanjut hingga keduanya berhenti. Korban mengaku sempat membunyikan klakson dan menegur pengemudi HRV atas manuver yang dinilai membahayakan.
Menurut pengakuan korban, teguran tersebut justru memicu emosi pengemudi mobil. Ia mengklaim pengemudi mengeluarkan ancaman verbal.
Korban kemudian mengaku melihat benda yang diduga menyerupai senjata api diarahkan ke arahnya dari dalam mobil. "Korban sendiri mengaku belum dapat memastikan apakah senjata yang ditodongkan tersebut asli, replika, atau senjata mainan. Dalam kondisi tertekan, korban memilih mundur dan merekam situasi menggunakan telepon genggamnya," demikian keterangan yang disampaikan.
Video rekaman itu kemudian dikirim kepada rekan-rekannya sebagai langkah antisipasi. Tak lama kemudian, rekaman tersebut menyebar luas di media sosial hingga memicu perhatian publik.
Baca Juga: Perwali Tolak LGBT Diusulkan di Palembang, Akankah Pemkot Mengabulkannya?
Korban juga menyebut dirinya tidak mengetahui identitas pengemudi HRV tersebut.
Polisi Masih Selidiki
Korban mengaku baru melaporkan kejadian itu ke kepolisian pada Sabtu sore, sehari setelah insiden terjadi. Menurutnya, sebelum membuat laporan resmi, ia sempat diarahkan mengikuti prosedur administrasi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) sebelum pemeriksaan dilakukan oleh penyidik Reserse Kriminal.
Korban juga mengatakan video yang viral lebih dulu membuat pihak kepolisian menghubunginya pada malam sebelum laporan resmi dibuat.
Karena perkara ini merupakan delik aduan, proses penyelidikan dilakukan setelah laporan resmi diterima oleh kepolisian.
Hingga kini, polisi masih mendalami dugaan ancaman menggunakan senjata api tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan para saksi dan menelusuri identitas terlapor.
Tag
Berita Terkait
-
Perwali Tolak LGBT Diusulkan di Palembang, Akankah Pemkot Mengabulkannya?
-
Mayat Perempuan Mengapung di Sungai Musi Bikin Heboh, Ini Ciri-ciri Korban yang Dicari Polisi
-
Viral Isu Pengendara Belum Bayar Pajak Ditilang di SPBU, Satlantas Palembang Akhirnya Buka Suara
-
Jembatan Ampera hingga Masjid Agung Palembang Resmi Jadi Cagar Budaya Nasional
-
Sumsel Tambah 9 Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, Ada Bebaso Palembang hingga Tari Siwar
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Viral Mahasiswa Unsri Ngaku Ditodong Pistol usai Cekcok di Jalan Soekarno-Hatta Palembang
-
Heboh Pemuda Bawa Bendera Tauhid Terobos Mapolda Sumsel, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bau Rokok Membandel di Mobil Bekas? Coba 5 Cara Menghilangkannya dengan Bahan Alami
-
Nilai Transaksi Kripto Nyaris Rp122 Triliun dalam 5 Bulan, Anak Muda Jadi Penggerak Utama
-
PTBA Angkut 1,56 Ton Sampah dari Sungai Enim, Tebar Ribuan Benih Ikan Pulihkan Ekosistem