- PT Bukit Asam menetapkan hilirisasi batu bara sebagai prioritas strategis untuk menjaga keberlanjutan bisnis di tengah transisi energi global.
- RUPST pada 11 Juni 2026 menegaskan komitmen PTBA mengolah batu bara menjadi produk bernilai tambah guna memperkuat ekonomi nasional.
- Proyek hilirisasi di Tanjung Enim berpotensi meningkatkan investasi, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan.
Corporate Secretary Division Head PT Bukit Asam, Eko Prayitno, mengatakan perusahaan akan terus memperkuat berbagai program strategis yang mendukung pertumbuhan jangka panjang. "Di tengah dinamika industri pertambangan dan energi, PTBA terus berupaya menjaga kinerja operasional yang optimal, meningkatkan efisiensi, memperkuat hilirisasi batu bara, serta mengembangkan berbagai inisiatif bisnis yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Eko dalam keterangan resmi perusahaan.
Menurut Eko, keputusan yang dihasilkan dalam RUPST mencerminkan komitmen perusahaan untuk menjaga keseimbangan antara penciptaan nilai bagi pemegang saham, penguatan struktur bisnis, dan keberlanjutan usaha.
"Seluruh keputusan yang dihasilkan dalam RUPST mencerminkan komitmen Perseroan untuk menjaga keseimbangan antara pemberian nilai tambah kepada pemegang saham, penguatan struktur permodalan, dan keberlanjutan pengembangan usaha," katanya.
Apa Manfaat Hilirisasi bagi Sumatera Selatan?
Bagi Sumatera Selatan, isu hilirisasi memiliki arti penting karena provinsi ini merupakan salah satu daerah penghasil batu bara terbesar di Indonesia.
Keberadaan PT Bukit Asam di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, selama puluhan tahun telah menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah. Jika proyek hilirisasi berkembang, dampaknya tidak hanya dirasakan perusahaan, tetapi juga berpotensi menciptakan efek berantai bagi masyarakat sekitar.
Mulai dari tumbuhnya industri pendukung, peningkatan kebutuhan tenaga kerja, hingga peluang usaha baru yang muncul dari aktivitas pengolahan hasil tambang.
Karena itu, hilirisasi tidak lagi dipandang sekadar proyek bisnis perusahaan, melainkan bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah yang lebih berkelanjutan.
Tantangan yang Harus Dihadapi
Baca Juga: Siapa Bambang Ismawan? Dirut Baru PT Bukit Asam yang Ditunjuk Lewat RUPST 2026
Meski menjanjikan banyak manfaat, hilirisasi batu bara bukan tanpa tantangan. Proyek hilirisasi membutuhkan investasi besar, teknologi yang memadai, serta kepastian pasar bagi produk turunan yang dihasilkan.
Selain itu, perusahaan juga harus mampu menyeimbangkan target bisnis dengan tuntutan pengurangan emisi dan agenda transisi energi yang terus berkembang di tingkat global.
Karena itu, keberhasilan hilirisasi akan sangat bergantung pada kemampuan perusahaan membangun kemitraan, inovasi teknologi, dan efisiensi operasional.
Masa Depan PTBA di Tengah Transisi Energi
Penunjukan Bambang Ismawan sebagai Direktur Utama PT Bukit Asam terjadi pada saat perusahaan memasuki fase penting dalam transformasi bisnisnya.
Di satu sisi, batu bara masih menjadi salah satu sumber energi utama nasional. Namun di sisi lain, tekanan untuk beradaptasi dengan perubahan lanskap energi global semakin besar.
Berita Terkait
-
Siapa Bambang Ismawan? Dirut Baru PT Bukit Asam yang Ditunjuk Lewat RUPST 2026
-
RUPST PTBA 2026: Hilirisasi Batu Bara dan Penguatan Bisnis Jadi Prioritas Perseroan
-
BPK Sumsel Terseret Kasus Suap, Ini Temuan Audit Muara Enim yang Jadi Sorotan KPK
-
Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?
-
Bukan Ganti Pejabat, Ini Prioritas Pertama Sumarni Usai Gantikan Edison di Muara Enim
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Guru SD di Palembang Diduga Setubuhi Siswi Lima Kali, Terungkap Setelah Orang Tua Melapor
-
PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi
-
Gambut Sumsel Terbakar 99.906 Hektar, Pemuda Desak Pemerintah Buka Data dan Tindak Pelanggaran
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB