- Kloter pertama jemaah haji Debarkasi Palembang dijadwalkan tiba di Bandara SMB II Palembang pada Selasa pagi, 2 Juni 2026.
- PPIH melarang keluarga menjemput langsung ke Asrama Haji demi menjaga kelancaran, keamanan, serta mencegah kepadatan massa di lokasi.
- Keluarga diminta menunggu di titik penjemputan resmi yang telah ditentukan oleh pemerintah daerah serta pihak KBIHU masing-masing.
SuaraSumsel.id - Kabar gembira bagi keluarga jemaah haji asal Sumatera Selatan. Kloter pertama jemaah haji Debarkasi Palembang dijadwalkan tiba di Tanah Air pada Selasa (2/6/2026) pagi. Namun, ada aturan penting yang perlu diperhatikan oleh keluarga yang ingin menjemput anggota keluarganya sepulang dari Tanah Suci.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Palembang mengimbau keluarga jemaah agar tidak datang langsung ke Asrama Haji Palembang untuk melakukan penjemputan.
Imbauan tersebut disampaikan menjelang kedatangan kloter pertama yang akan bertolak dari Bandara Jeddah pada Senin (1/6/2026) dan mendarat di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang pada Selasa pagi.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Selatan, M. Arkan Nurwahiddin, mengatakan kebijakan tersebut diambil demi menjaga kenyamanan seluruh jemaah serta kelancaran proses pemulangan ke daerah masing-masing.
"Kami mengimbau dengan sangat agar keluarga jemaah tidak menjemput langsung ke Asrama Haji Sumsel. Kebijakan ini diambil demi kenyamanan bersama, menghindari kemacetan, serta mencegah kepadatan massa di dalam maupun di luar area asrama," ujarnya.
Menurut Arkan, seluruh mekanisme pemulangan jemaah telah disiapkan secara matang bersama pemerintah daerah, instansi terkait, dan kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah (KBIHU).
Keluarga Diminta Menunggu di Titik Penjemputan yang Sudah Ditentukan
PPIH Debarkasi Palembang telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan terkait lokasi penjemputan jemaah haji.
Karena itu, keluarga diimbau untuk menunggu di titik-titik penjemputan yang telah ditentukan oleh pemerintah daerah maupun KBIHU masing-masing.
Baca Juga: Kondisi Terkini Jemaah Haji Sumsel saat Memasuki Fase Terberat Armuzna di Tanah Suci
Langkah ini dilakukan agar proses distribusi jemaah dari Asrama Haji menuju daerah asal dapat berjalan lebih tertib dan tidak menimbulkan penumpukan kendaraan maupun kerumunan yang berlebihan.
Selain mempercepat proses pemulangan, sistem tersebut juga dinilai lebih aman bagi jemaah yang baru menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi.
Kloter Pertama Dijadwalkan Tiba Selasa Pagi
PPIH Debarkasi Palembang juga memastikan seluruh persiapan penyambutan jemaah haji telah memasuki tahap final.
Pada Senin (1/6/2026), tim PPIH melakukan pengecekan langsung di Aula Penyambutan Asrama Haji Palembang guna memastikan seluruh fasilitas dan alur pelayanan siap digunakan.
Kloter pertama Debarkasi Palembang dijadwalkan terbang dari Jeddah pada Senin dan tiba di Bandara SMB II Palembang pada Selasa pagi.
Tag
Berita Terkait
-
Kondisi Terkini Jemaah Haji Sumsel saat Memasuki Fase Terberat Armuzna di Tanah Suci
-
Tangis Haru dan Doa Keluarga Iringi Keberangkatan 439 Jemaah Haji dari Palembang
-
Semua Sudah Pulang, Kecuali Satu: Jemaah Haji Sumsel Masih Hilang di Tanah Suci
-
Kisah Pilu Calon Haji Lansia Asal Pagaralam, Sudah Sebulan Hilang di Tanah Suci
-
Jamaah Haji Sumsel Mulai Bergerak ke Arafah, Simak Makna dan Persiapan Wukuf 2025
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim
-
Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot
-
Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?
-
Karhutla Tak Pilih Korban, 4 Tokoh Lintas Agama Bicara Soal Menjaga Alam
-
Gelar Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Sukses Diraih BRI