SuaraSumsel.id - Setelah melewati serangkaian rangkaian ibadah haji yang penuh hikmah, para jamaah calon haji dari Embarkasi Palembang hari ini mulai bergerak menuju Arafah, lokasi suci yang menjadi pusat puncak ibadah haji.
Perjalanan ini menandai dimulainya salah satu momen paling sakral dalam rukun haji, yakni wukuf di Arafah yang dijadwalkan pada 5 Juni 2025.
Wukuf di Arafah: Puncak Ibadah Haji yang Penuh Makna
Wukuf adalah ritual berkumpulnya jamaah haji di padang Arafah, di luar kota Makkah, yang menjadi inti dan puncak ibadah haji.
Pada hari ini, seluruh jamaah berkumpul dengan khusyuk, berdoa, dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
Rasulullah SAW sendiri bersabda bahwa “Haji adalah ‘wukuf di Arafah’,” menegaskan bahwa tanpa wukuf, ibadah haji tidaklah sah.
Makna spiritual wukuf bukan sekadar berhenti di tempat tertentu, tapi lebih kepada kesadaran penuh atas kehadiran di hadapan Allah, refleksi diri, dan pengharapan rahmat serta pengampunan.
Hari Arafah menjadi momen yang sangat istimewa karena merupakan hari di mana Allah SWT menurunkan rahmat-Nya dan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya yang tulus.
Persiapan Jamaah Menuju Arafah
Baca Juga: Cik Ujang: Dari Bupati hingga Wakil Gubernur, Kini Bangun Klub Sepak Bola Sumsel United
Sebanyak 8.143 jamaah calon haji dari Embarkasi Palembang hari ini berangkat menuju Arafah dengan semangat dan kesiapan penuh.
Dari jumlah tersebut, 7.012 jamaah berasal dari Sumatera Selatan, sisanya dari Bangka Belitung dan petugas pendamping kloter.
Persiapan untuk mencapai Arafah sudah dilakukan sejak beberapa hari sebelum keberangkatan, mulai dari bimbingan manasik haji yang intensif, pelatihan kesehatan, hingga simulasi tata cara pelaksanaan wukuf agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan tertib dan khidmat.
Selain itu, pihak Kementerian Agama Sumatera Selatan telah memastikan kesiapan fasilitas penunjang, seperti transportasi yang nyaman dan aman, akomodasi yang memadai, serta layanan kesehatan yang siap siaga.
Kondisi cuaca yang panas di Tanah Suci juga menjadi perhatian khusus, sehingga jamaah dianjurkan untuk menjaga stamina dan hidrasi agar tetap kuat menjalani rangkaian ibadah.
Dukungan Tim Pendamping dan Medis
Berita Terkait
-
Cik Ujang: Dari Bupati hingga Wakil Gubernur, Kini Bangun Klub Sepak Bola Sumsel United
-
Misteri Klub Baru Wagub Cik Ujang: Nama Fans dan Bocoran Visinya Bikin Penasaran
-
Bank Sumsel Babel dan Pemkab Bangka Barat Hadirkan Taman Komunitas di Kecamatan Kelapa
-
Sumsel United Akan Launching, Nama Klub dan Fansnya Bikin Heboh Warganet
-
Sumsel Catat Deflasi Mei 2025, Harga Cabai dan Bawang Turun Tajam
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Operasi Hitung Bilangan Bulat Positif dan Negatif: Aturan Mudah yang Wajib Dikuasai
-
Usai Haji Halim Ali Wafat, Kejati Umumkan Status Kasus Tol Betung-Tempino
-
7 Fakta Prosesi Pemakaman Kemas Haji Abdul Halim Ali di Palembang
-
Saatnya Berkarya 2026! Bank Sumsel Babel Kick Off Kompetisi Karya Jurnalistik untuk Insan Media
-
Cara Membulatkan Bilangan ke Satuan, Puluhan, dan Ratusan Terdekat