- Ayu Puspita Sari ditemukan tewas di Sungai Enim, Muara Enim, setelah dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
- M Ari Pratama membunuh mantan kekasihnya di penginapan karena emosi terkait permintaan ponsel saat sedang bertengkar.
- Pelaku membakar dan membuang jasad korban ke sungai untuk menghilangkan jejak sebelum ditangkap polisi dalam 24 jam.
SuaraSumsel.id - Kasus kematian Ayu Puspita Sari (23), perempuan muda asal Muara Enim yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan di aliran Sungai Enim, menjadi salah satu peristiwa kriminal yang paling menyita perhatian publik di Sumatera Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Awalnya, warga hanya menemukan sesosok jasad perempuan tanpa identitas di kawasan Sungai Enim 3, dekat Jembatan Enim III, Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim. Namun, penyelidikan polisi kemudian mengungkap fakta yang jauh lebih mengejutkan. Korban ternyata diduga dibunuh oleh mantan pacarnya sendiri sebelum jasadnya dibakar dan dibuang ke sungai.
Kasus ini semakin menyita perhatian karena pelaku berhasil ditangkap kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan. Polisi juga mengungkap kronologi, motif, hingga upaya pelaku menghilangkan jejak kejahatan.
Berawal dari Laporan Orang Hilang
Sebelum ditemukan tewas, Ayu Puspita Sari dilaporkan hilang oleh keluarganya selama beberapa hari.
Keluarga mulai khawatir setelah korban tidak kunjung pulang dan sulit dihubungi. Laporan orang hilang itu kemudian menjadi salah satu petunjuk penting bagi polisi saat menyelidiki identitas jasad yang ditemukan di Sungai Enim.
Korban akhirnya dikenali keluarga melalui ciri khusus pada struktur giginya saat proses identifikasi di rumah sakit.
Pertemuan di Penginapan yang Berujung Tragedi
Hasil penyelidikan mengungkap bahwa korban dan pelaku, M Ari Pratama (33), sempat bertemu di sebuah penginapan di kawasan Pasar Muara Enim pada Minggu (24/5/2026) dini hari.
Baca Juga: Panduan Lengkap Bank Sumsel Babel 2026: Tabungan, BSB Mobile, KPR, KUR, dan Layanan Digital
Meski hubungan asmara mereka telah berakhir dan korban diketahui sudah menikah, keduanya masih menjalin komunikasi hingga akhirnya sepakat bertemu.
Di kamar penginapan tersebut, korban dan pelaku menghabiskan waktu bersama sejak dini hari hingga sore. Namun, suasana berubah setelah keduanya terlibat percakapan yang kemudian memicu pertengkaran.
Menurut pengakuan pelaku kepada penyidik, pertengkaran yang berujung petaka itu bermula dari permintaan korban yang ingin dibelikan telepon seluler jenis iPhone. Permintaan tersebut memicu perdebatan di antara keduanya. Suasana yang awalnya hanya percakapan biasa perlahan berubah tegang hingga berujung cekcok di dalam kamar penginapan.
Permintaan itu ditolak pelaku karena korban masih berstatus sebagai istri orang dan belum resmi bercerai. Penolakan tersebut memicu cekcok yang semakin memanas.
Kasat Reskrim Polres Muara Enim AKP Muhamad Andrian menyebut motif utama pelaku adalah emosi dan rasa sakit hati akibat perkataan korban saat pertengkaran berlangsung.
Saat emosinya memuncak, pelaku diduga menindih tubuh korban di atas kasur lalu mencekik lehernya hingga meninggal dunia.
Berita Terkait
-
Empat Hari Hilang, Wanita Muara Enim Ditemukan Tewas Dibakar Mantan Pacar, Ini Kronologinya
-
Tersinggung Perkataan Korban, Pria di Muara Enim Habisi Mantan Kekasih lalu Bakar Jasad
-
Empat Hari Hilang, Wanita di Muara Enim Ditemukan Tewas Terbakar di Tepi Sungai
-
Berawal dari Kehilangan, Wanita Palembang Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Nanas
-
Petani Hilang di Hutan Pagaralam, 35 Personel BPBD Dikerahkan
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Putra Palembang yang Menembus Puncak TNI
-
Kasus Wanita Muara Enim yang Jasadnya Dibakar Mantan Pacar: Kronologi, Motif, dan Fakta Terbaru
-
Biaya Kuliah Universitas Muhammadiyah Palembang 2026, Cek UKT Semua Jurusan dan Kedokteran
-
Pembenahan Struktur Pengawasan BUMN Dapat Dukungan Pengamat, Efisiensi Jadi Fokus Utama
-
Panduan Lengkap Bank Sumsel Babel 2026: Tabungan, BSB Mobile, KPR, KUR, dan Layanan Digital