- Pemadaman listrik massal di wilayah Sumatra dipicu oleh gangguan cuaca dan kerentanan infrastruktur transmisi energi yang terpusat.
- Kejadian berulang di Indonesia sejak tahun 2019 menunjukkan kegagalan sistem kelistrikan dalam menghadapi cuaca ekstrem dan gangguan.
- Trend Asia mendesak pemerintah melakukan audit menyeluruh serta beralih ke sistem energi terbarukan yang lebih terdesentralisasi dan tangguh.
SuaraSumsel.id - Pemadaman listrik massal atau blackout yang kembali melanda sejumlah wilayah Sumatra memunculkan sorotan baru terhadap ketahanan sistem kelistrikan nasional. Gangguan yang disebut dipicu cuaca buruk dan masalah transmisi dinilai menunjukkan adanya persoalan mendasar pada infrastruktur listrik Indonesia.
Lembaga riset energi dan lingkungan Trend Asia menilai blackout yang terjadi berulang kali dalam beberapa tahun terakhir menjadi alarm bahwa sistem kelistrikan nasional masih terlalu rentan terhadap gangguan besar.
“Blackout akibat gangguan cuaca di Sumatra kali ini memperlihatkan kegagalan sistem kelistrikan yang terlalu bergantung pada infrastruktur terpusat dan energi fosil,” kata Juru Kampanye Renewable Energy Trend Asia, Beyrra Triasdian.
Menurut Trend Asia, sistem listrik di sebagian besar wilayah Sumatra saat ini masih bergantung pada pembangkit skala besar berbasis energi fosil dan jaringan transmisi panjang yang terpusat. Dalam kondisi seperti itu, gangguan di satu titik dinilai bisa dengan mudah memicu pemadaman luas lintas provinsi.
Blackout Disebut Terus Berulang
Trend Asia mencatat blackout besar bukan pertama kali terjadi di Indonesia. Dalam kurun 10 tahun terakhir, pemadaman listrik massal juga pernah terjadi di Jawa pada 2019, Sumatra pada 2024, dan Bali pada 2025. Mayoritas gangguan disebut berkaitan dengan sistem transmisi listrik.
Peristiwa yang terus berulang ini dinilai menunjukkan bahwa ketahanan sistem kelistrikan nasional masih belum sepenuhnya kuat menghadapi cuaca ekstrem maupun gangguan jaringan.
Apalagi, kebutuhan listrik nasional terus meningkat seiring pertumbuhan kawasan industri, pusat data, kendaraan listrik, hingga aktivitas ekonomi digital masyarakat.
“Situasi ini menjadi peringatan bahwa sistem energi tidak bisa terus dibangun melalui pendekatan lama yang bertumpu pada pembangkit besar dan transmisi panjang,” ujar Beyrra.
Baca Juga: Blackout Sumatra Nyaris Makan Korban, Mahasiswi UMP Terjebak di Lift Kampus
Aktivitas Warga hingga Ekonomi Kecil Ikut Terdampak
Selain memadamkan listrik rumah warga, blackout Sumatra juga disebut berdampak pada aktivitas ekonomi kecil, konektivitas seluler, lampu lalu lintas, hingga layanan rumah tangga.
Dalam beberapa kejadian, pemadaman listrik bahkan mulai memicu situasi berbahaya di ruang publik. Sebelumnya, seorang mahasiswi di Palembang dilaporkan sempat terjebak di dalam lift kampus selama hampir satu jam saat blackout terjadi.
Trend Asia menilai pemerintah perlu segera melakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap sistem ketenagalistrikan nasional, termasuk membuka hasil investigasi blackout kepada publik secara transparan.
Ketergantungan Energi Fosil Jadi Sorotan
Selain meminta audit sistem, Trend Asia juga menyoroti ketergantungan Indonesia terhadap pembangkit energi fosil skala besar yang dinilai membuat sistem listrik semakin mahal dan rentan lumpuh ketika terjadi gangguan.
Tag
Berita Terkait
-
Blackout Sumatra Nyaris Makan Korban, Mahasiswi UMP Terjebak di Lift Kampus
-
Bukan Sekadar Petir, Blackout Sumatra Diduga Dipicu Lemahnya Sistem Kelistrikan
-
Tagihan Listrik PLN Membengkak di Palembang Saat Cuaca Panas? Begini Cara Menghematnya
-
Cek Daftarnya di Sini! Ini 11 Wilayah Gardu Induk Penyebab Palembang Blackout Malam Ini
-
Palembang Gelap Gulita! Pemadaman Listrik Massal Landa Belasan Gardu Induk Malam Ini
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan
-
Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus
-
Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula
-
Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional