- Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyatakan kesiapan daerahnya menjadi percontohan nasional dalam penerapan skema obligasi untuk pendanaan pembangunan infrastruktur.
- Obligasi daerah merupakan instrumen surat utang kepada investor untuk mengatasi keterbatasan APBD dalam membiayai proyek prioritas pemerintah daerah.
- DPR RI mendorong percepatan regulasi agar obligasi daerah dapat segera diimplementasikan sebagai solusi alternatif pembiayaan pembangunan secara berkelanjutan.
“Agar daerah bisa maju, maka daerah dapat menerbitkan obligasi daerah. Kami berharap tahun ini obligasi daerah dapat menjadi undang-undang,” ujarnya.
Apa Keuntungan Obligasi Daerah bagi Sumsel?
Jika regulasi berhasil disahkan, obligasi daerah dinilai bisa membantu percepatan pembangunan di Sumsel tanpa hanya mengandalkan APBD.
Skema ini juga disebut berpotensi membuka peluang pembiayaan proyek-proyek besar yang selama ini terkendala keterbatasan anggaran.
Namun di sisi lain, sejumlah pihak menilai pengawasan ketat tetap diperlukan agar obligasi daerah tidak justru menjadi beban fiskal baru bagi pemerintah daerah.
Karena itu, pemerintah pusat dan DPR dinilai perlu menyiapkan regulasi yang jelas terkait pengelolaan, pengawasan, hingga risiko penerbitan obligasi daerah.
Sumsel Berpeluang Jadi Percontohan Nasional
Dengan kesiapan yang sudah disampaikan Herman Deru, Sumsel berpeluang menjadi salah satu daerah pertama di Indonesia yang menerapkan skema obligasi daerah jika regulasi nasional nantinya resmi diterbitkan.
Topik obligasi daerah sendiri kini mulai menjadi perhatian karena dianggap bisa menjadi solusi baru di tengah meningkatnya kebutuhan pembangunan daerah dan keterbatasan APBD di berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga: APBD Daerah Terbatas, Herman Deru Usul Cara Baru Cari Dana Pembangunan Sumsel
Tag
Berita Terkait
-
APBD Daerah Terbatas, Herman Deru Usul Cara Baru Cari Dana Pembangunan Sumsel
-
Herman Deru Ingin Tanjung Carat Jadi Gerbang Ekspor Baru, Truk Tak Lagi Padati Kota Palembang
-
Saat HUT ke 80 Sumsel, Herman Deru Temui Massa Mahasiswa yang Demo Soal Transparansi Anggaran
-
Polemik Helikopter Herman Deru Mulai Terjawab, DPRD Sumsel Bongkar Fakta Anggaran 'Warisan'?
-
Rakor Dipimpin Gubernur Herman Deru, Benarkah Banjir Palembang Segera Teratasi?
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?