- Gubernur Sumatera Selatan mendorong percepatan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat sebagai pusat ekspor baru guna mengurai kemacetan lalu lintas kota.
- Pertemuan Herman Deru dan PT Pelindo pada 20 Mei 2026 menyepakati pembatasan truk logistik di pusat kota Palembang.
- Pelabuhan Tanjung Carat akan dikembangkan sebagai pelabuhan internasional, sementara pelabuhan lama diubah fungsinya menjadi pendukung atau feeder.
SuaraSumsel.id - Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mulai mendorong percepatan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat sebagai gerbang ekspor baru Sumsel sekaligus solusi kemacetan truk logistik di Kota Palembang.
Hal itu disampaikan Herman Deru saat menerima jajaran PT Pelabuhan Indonesia yang dipimpin Direktur Komersial Farid Padang di Griya Agung Palembang, Rabu (20/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Herman Deru menegaskan aktivitas logistik yang selama ini bertumpu di pelabuhan dalam kota seperti Boom Baru dan Sungai Lais sudah semakin membebani lalu lintas Palembang.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat truk-truk angkutan berat terus melintasi pusat kota dan memicu kepadatan arus kendaraan setiap hari.
“Persoalan kita adalah padatnya lalu lintas. Hanya Palembang yang pelabuhannya berada di tengah kota. Ini bukan salah Pelindo, tetapi kenyataannya kondisi semakin padat,” ujar Herman Deru.
Truk Logistik Tak Lagi Lewati Tengah Kota
Herman Deru menegaskan Pemprov Sumsel tidak akan menutup pelabuhan lama seperti Boom Baru maupun Sungai Lais.
Namun ke depan, aktivitas logistik dan lalu lintas truk di kawasan perkotaan akan mulai dibatasi agar tidak terus membebani masyarakat.
“Kita ingin percepatan Tanjung Carat ini terealisasi agar aktivitas logistik tidak lagi terpusat di tengah kota,” tegasnya.
Baca Juga: Pengusaha Tiongkok Makin Lirik Sumsel, Cik Ujang Promosikan Tanjung Carat
Menurut Herman Deru, pembangunan Tanjung Carat bukan hanya soal ekonomi dan ekspor, tetapi juga menyangkut kenyamanan serta kualitas hidup warga Palembang.
“Selain membuka gerbang ekspor, sejak awal saya juga memikirkan aspek kemanusiaan,” katanya.
Tanjung Carat Disiapkan Jadi Pelabuhan Internasional
Sementara itu, Direktur Komersial PT Pelindo, Farid Padang, memastikan pihaknya mendukung penuh percepatan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat.
Menurut Farid, konsep pengembangan pelabuhan tersebut akan mengintegrasikan kawasan industri dan pelabuhan seperti model pelabuhan modern di berbagai negara.
Ia juga menegaskan pelabuhan lama tidak akan dimatikan, melainkan dijadikan feeder atau pendukung Tanjung Carat.
Berita Terkait
-
Pengusaha Tiongkok Makin Lirik Sumsel, Cik Ujang Promosikan Tanjung Carat
-
Tagihan Listrik PLN Membengkak di Palembang Saat Cuaca Panas? Begini Cara Menghematnya
-
Lowongan Kerja Palembang Mei 2026 Membludak? Sektor Ini Paling Banyak Cari Karyawan
-
Jelang Idul Adha, Harga Cabai dan Bumbu Dapur di Pasar 16 Ilir Palembang Bikin Ibu-ibu Menjerit
-
Harga Sapi Kurban di Palembang 2026 Mulai Rp15 Juta, Jenis Limosin Jumbo Bisa Tembus Rp50 Juta
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban