- PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 menyelenggarakan kegiatan khitanan massal gratis bagi 265 anak di Sumatera Selatan.
- Program berlangsung mulai 23 Juni hingga 4 Juli 2026 di empat wilayah kerja operasional perusahaan tersebut.
- Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus meringankan beban biaya orang tua di sekitar wilayah operasi.
SuaraSumsel.id - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 menggelar khitan gratis bagi 265 anak di Sumatera Selatan. Kegiatan bertajuk Khitanan Anak Hebat ini menjangkau belasan desa yang berada di sekitar wilayah operasi perusahaan.
Rangkaian khitanan massal dilaksanakan di empat wilayah kerja, yakni PEP Prabumulih, PEP Limau, PEP Pendopo, dan PEP Adera dengan menggandeng Baituzzakah Amanah Manfaat Umat (Bazma).
Meski sebagian datang dengan wajah cemas, anak-anak peserta khitan pulang dengan perasaan lega dan senyum mengembang. Bagi para orang tua, program ini juga membantu meringankan biaya sekaligus memberikan akses terhadap layanan kesehatan.
Tak hanya mendapatkan layanan khitan secara gratis, setiap anak juga memperoleh santunan, suvenir, serta fasilitas konsultasi di klinik.
Manager Relations PHR Zona 4 Frans A. Hukom mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di sekitar wilayah operasi.
"Khitanan massal gratis ini diperuntukkan bagi anak-anak yang membutuhkan di sekitar wilayah operasi kami. PHR Zona 4 berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesehatan masyarakat serta mempererat hubungan baik perusahaan dengan masyarakat sekitar," ujar Frans.
Rangkaian Khitanan Anak Hebat dimulai di Kantor Bazma Prabumulih, Komperta Prabumulih, pada Selasa (23/6/2026). Sebanyak 100 anak dari sekitar wilayah operasi PEP Prabumulih Field dan PEP Limau Field mengikuti kegiatan tersebut.
Sehari kemudian, khitanan massal berlanjut di Gedung Arsendora PEP Pendopo Field dan diikuti 50 anak. Mereka berasal dari sejumlah wilayah di Kecamatan Talang Ubi, di antaranya Desa Talang Ojan, Talang Puyang, Talang Pipa, Sumberejo, Talang Tumbur, Bhayangkara, Beracung, Bukit Tudung di Kelurahan Talang Ubi Timur, hingga Desa Sungai Baung.
Program serupa kemudian digelar di Aula Balai Ria PEP Adera Field pada Kamis (25/6/2026), dengan melibatkan sekitar 50 anak dari Desa Harapan Jaya, Pengabuan, Tanah Abang, serta sejumlah desa lainnya di sekitar wilayah operasi.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata, Perkuat Pendidikan Lingkungan
Sementara itu, sebanyak 65 anak mengikuti khitanan massal di Kantor Desa Tanjung Miring, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, pada Jumat (4/7/2026).
Para peserta berasal dari Desa Tanjung Miring, Jungai, Rambang Senuling, Talang Batu, Karangan, serta Karang Bindu.
Kepala Desa Tanjung Miring, Amrullah, mengapresiasi program tersebut karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus membantu meringankan beban para orang tua.
"Khitanan massal ini meringankan beban para orang tua, anak-anak juga gembira menjalani kegiatan ini. Kami mengapresiasi PHR Zona 4 dan berharap kepedulian seperti ini dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat," kata Amrullah.
Kegiatan khitanan massal tersebut terlaksana melalui kolaborasi PHR Zona 4 bersama Bazma, tim medis IHC, serta sejumlah pemangku kepentingan di tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan.
PHR Zona 4 merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina Regional Sumatra yang dipimpin oleh PT Pertamina Hulu Rokan. Perusahaan mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP dan Pertamina Hulu Energi yang tersebar di dua kota serta sembilan kabupaten di Sumatera Selatan.
Tag
Berita Terkait
-
Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata, Perkuat Pendidikan Lingkungan
-
PTBA Gandeng Pertamina NRE Sulap Lahan Pascatambang Jadi PLTS, Percepat Transisi Energi Hijau
-
Pertamax Turbo Turun, Tapi Pertamax Tetap, Akankah Antrean BBM di Sumsel Berkurang?
-
Harga BBM Turun, Pengguna Pertamax di Palembang: Turunnya Dikit, Lumayan Lah!
-
PGE Lumut Balai Tanam Ribuan Pohon, Perkuat Kelestarian Hutan Penyangga Energi Panas Bumi
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?
-
Kronologi Pasutri Palembang Diduga Kunci Pria di Kamar Mandi, Motor dan 3 HP Raib