11 korban kecelakan bus ALS berhasil terindetifikasi, sementara 3 jenazah belum bisa terindentifikas
Baca 10 detik
- Tim DVI Polri berhasil mengidentifikasi 11 jenazah korban kecelakaan Bus ALS di Sumatera Selatan melalui pencocokan DNA.
- Proses identifikasi dilakukan di RS Bhayangkara Palembang sejak 8 Mei 2026 setelah kecelakaan terjadi di Musi Rawas Utara.
- Sebanyak tiga jenazah lainnya masih dalam tahap pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan identitas resmi para korban tersebut.
Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya memastikan pihak kepolisian terus memberikan pendampingan kepada keluarga korban selama proses identifikasi berlangsung.
“Kami memastikan proses identifikasi berjalan secara transparan, akurat, dan profesional,” ujarnya.
Kecelakaan Bus ALS di Muratara sendiri menjadi salah satu tragedi lalu lintas paling menyita perhatian publik di Sumatera Selatan dalam beberapa waktu terakhir karena banyaknya korban jiwa dan rumitnya proses identifikasi korban.
Berita Terkait
-
Tangis Keluarga Pecah, 11 Korban Bus ALS Akhirnya Teridentifikasi Melalui DNA
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi
-
Bus ALS Maut di Muratara Tetap Angkut Penumpang Meski Izin Mati Sejak 2020
-
Korban Bus ALS di Sumsel Jadi 18 Orang, Tim DVI Temukan Potongan Tubuh Diduga Anak
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Harga BBM Turun, Pengguna Pertamax di Palembang: Turunnya Dikit, Lumayan Lah!
-
Anggaran Lampu Jalan Palembang Melonjak dari Rp11 Miliar ke Rp140 Miliar, Ada Apa?
-
Palembang Terasa Seperti Oven? Ini 5 Rahasia Kamar Tetap Dingin Tanpa Harus Pasang AC Baru
-
Batal Digusur, 27 Pedagang Stadion Kamboja Tetap Berjualan, Jogging Track Tetap Dibangun
-
PGE Lumut Balai Tanam Ribuan Pohon, Perkuat Kelestarian Hutan Penyangga Energi Panas Bumi