Tasmalinda
Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:24 WIB
pantai 1 ilir Palembang, Sumatera Selatan yang lagi viral
Baca 10 detik
  • Musim kemarau membuat debit air Sungai Musi Palembang menyusut dan memunculkan hamparan pasir daratan.
  • Warga mendatangi daratan berpasir tersebut pada sore hari untuk bersantai bersama keluarga dan berfoto ria.
  • Tumpukan sampah plastik di sekitar lokasi dikhawatirkan dapat merusak daya tarik destinasi musiman baru itu.

SuaraSumsel.id - Hamparan pasir yang muncul di tepian Sungai Musi, kawasan 1 Ilir, Palembang, mendadak menjadi perbincangan di media sosial. Lokasi yang oleh warganet dijuluki One Ilir Beach itu ramai dikunjungi warga yang ingin menikmati suasana layaknya berada di pantai, meski berada di tengah Kota Palembang. Kondisi tersebut terjadi di tengah musim kemarau yang menyebabkan debit air Sungai Musi mengalami penyusutan.

Fenomena tersebut terekam dalam sejumlah unggahan di media sosial. Warga memanfaatkan hamparan pasir untuk bersantai, berfoto, hingga berkumpul bersama keluarga pada sore hari. Lokasi itu bahkan disebut-sebut sebagai tempat nongkrong baru yang murah dan mudah dijangkau.

Kepala Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan, Wandayantolis, sebelumnya menjelaskan bahwa sebagian wilayah Sumatera Selatan saat ini memang sedang memasuki puncak musim kemarau. Berkurangnya curah hujan menyebabkan tinggi muka air di sejumlah sungai mengalami penurunan sehingga memunculkan daratan atau hamparan pasir di beberapa titik.

Kemunculan pantai musiman di tepian Sungai Musi sebenarnya bukan kali pertama terjadi. Namun, lokasinya yang berada di kawasan perkotaan membuat fenomena ini cepat menarik perhatian masyarakat.

Di balik keindahan pemandangan tersebut, masih ada persoalan yang menjadi sorotan. Sampah plastik, botol minuman, dan limbah rumah tangga masih terlihat berserakan di sepanjang tepian sungai.

Kondisi itu menuai perhatian warganet. Banyak yang menganggap kemunculan pantai dadakan tersebut dapat menjadi daya tarik baru bagi masyarakat, tetapi kebersihannya harus menjadi perhatian bersama.

Fenomena ini juga menjadi pengingat bahwa Sungai Musi tidak hanya memiliki fungsi sebagai jalur transportasi dan sumber kehidupan masyarakat, tetapi juga menyimpan potensi ruang publik yang dapat dimanfaatkan secara positif.

Namun, tanpa kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan, lokasi yang sedang viral itu dikhawatirkan hanya menjadi destinasi musiman yang kehilangan daya tariknya akibat tumpukan sampah.

Baca Juga: Asal-usul Lomba Bidar di Palembang, Tradisi Sungai Musi yang Berawal dari Kisah Cinta

Load More