Tasmalinda
Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB
20.980 prajurit TNI disiapkan ke Jakarta, TNI AD ungkap alasan pengerahan pasukan
Baca 10 detik
  • TNI Angkatan Laut menyiapkan 20.980 personel secara bertahap untuk memperkuat pengamanan wilayah DKI Jakarta berdasarkan telegram Panglima TNI.
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pengamanan ibu kota yang menjadi kewenangan pemerintah pusat tersebut.
  • TNI Angkatan Darat menyatakan pengerahan personel bertujuan menjaga kesiapsiagaan menghadapi situasi, tetapi belum merinci alasan spesifiknya.

SuaraSumsel.id - Pengerahan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam jumlah besar ke wilayah DKI Jakarta menjadi perhatian publik. TNI Angkatan Darat (AD) akhirnya memberikan penjelasan mengenai pergerakan personel tersebut, meski belum mengungkap secara terperinci situasi yang sedang diantisipasi.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan, kesiapsiagaan personel dan satuan merupakan bagian dari tugas TNI untuk menghadapi berbagai perkembangan situasi.

Menurut dia, langkah tersebut berkaitan dengan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. "Pada prinsipnya, TNI AD berupaya menjaga kesiapsiagaan satuan dan personel dalam menghadapi setiap perkembangan situasi," kata Donny saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Donny menyebut TNI harus selalu siap melaksanakan tugas untuk menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah, dan melindungi keselamatan bangsa.

Namun, ketika ditanya lebih lanjut mengenai situasi khusus yang menjadi alasan pengerahan personel ke Jakarta, Donny belum memberikan penjelasan terperinci.

TNI AD Belum Ungkap Situasi yang Diantisipasi

Donny menjelaskan, kesiapan personel dan satuan diperlukan agar TNI dapat merespons perkembangan situasi sesuai perintah dan ketentuan perundang-undangan. "Kapan pun negara membutuhkan, TNI AD siap melaksanakan tugas sesuai perintah dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Seluruh langkah tersebut diarahkan untuk menjaga stabilitas serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif," ujarnya.

Pernyataan tersebut mempertegas bahwa TNI AD menempatkan kesiapsiagaan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pertahanan negara.

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Muhammad Nas sebelumnya juga menyampaikan bahwa pengerahan pasukan merupakan hal yang biasa dilakukan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga: Nyaris Menyeberang ke Jawa, 5 Kilogram Sabu Diduga Dikawal Oknum Brimob dan TNI AL

Meski demikian, Nas belum menjelaskan secara rinci jumlah personel yang dikerahkan maupun tujuan operasional pengerahan tersebut.

TNI AL Siapkan 20.980 Personel dalam Empat Tahap

Besarnya perhatian publik terhadap pengerahan pasukan tidak terlepas dari rencana TNI Angkatan Laut (AL) yang menyiapkan total 20.980 personel untuk memperkuat pengamanan wilayah DKI Jakarta. Rencana tersebut tertuang dalam Surat Telegram Panglima TNI Nomor STR/96/2026 tertanggal 2 November 2026.

Berdasarkan dokumen pengerahan, penebalan kekuatan dilakukan melalui empat tahap dengan melibatkan satuan TNI AL dari dalam maupun luar Jakarta.

Tahap pertama dimulai pada 2 November 2026 dengan menyiapkan 2.100 personel dari satuan yang sudah berada di wilayah Jakarta.

Selanjutnya, tahap kedua dan ketiga mencakup pergeseran 5.740 personel dari satuan luar Jakarta mulai 4 November 2026. Pergerakan dilakukan melalui jalur laut dan darat.

Load More