Tasmalinda
Senin, 04 Mei 2026 | 21:42 WIB
4 tahun dibohongi, dokter di Palembang baru tahu suaminya punya 2 identitas
Baca 10 detik
  • Putri Tiarasari, seorang dokter di Palembang, menjadi korban penipuan identitas oleh suaminya yang berinisial AH setelah empat tahun menikah.
  • Terlapor diketahui memiliki keluarga lain dan memalsukan identitas diri sebagai pria lajang untuk memanipulasi korban dalam pernikahan tersebut.
  • AH diduga menggelapkan aset milik korban berupa rumah, mobil, dan ruko dengan total kerugian mencapai lebih dari Rp1 miliar.

SuaraSumsel.id - Kasus yang menimpa seorang dokter di Palembang ini menyisakan luka mendalam sekaligus membuka mata publik tentang modus penipuan dalam hubungan rumah tangga.

Perempuan bernama Putri Tiarasari (37) itu tak pernah menyangka, rumah tangga yang dijalaninya selama empat tahun ternyata dibangun di atas kebohongan.

Semua mulai terbongkar setelah momen Lebaran, ketika kecurigaan kecil berubah menjadi fakta yang mengguncang hidupnya.

Awalnya, Putri mulai merasakan ada kejanggalan dari sikap sang suami, AH. Namun, ia tidak pernah membayangkan bahwa pria yang dinikahinya itu ternyata menyimpan identitas lain.

Kecurigaan itu perlahan mengarah pada temuan mengejutkan: AH diduga menggunakan identitas berbeda selama menjalani pernikahan.

Lebih mengejutkan lagi, ia disebut telah memiliki keluarga lain sebelumnya. Fakta tersebut menjadi pukulan telak bagi Putri, yang selama ini percaya penuh kepada suaminya.

Namun, luka itu belum seberapa.

Di balik identitas ganda tersebut, terungkap dugaan bahwa sejumlah aset milik korban telah digadaikan tanpa sepengetahuannya. Nilainya pun tidak sedikit.

Rumah, mobil, hingga ruko yang dimiliki Putri diduga telah dijadikan jaminan dengan total kerugian mencapai lebih dari Rp1 miliar. Semua itu terjadi diam-diam.

Baca Juga: Jam Terbaik Belanja di Pasar Cinde: Cara Dapat Barang Antik Murah yang Jarang Diketahui

Tanpa izin. Tanpa sepengetahuan.

Kasus ini terungkap setelah Putri menyadari bahwa suaminya menggunakan identitas palsu saat menikah. Selama empat tahun berumah tangga, korban mengaku tidak pernah mencurigai adanya kejanggalan.

Namun, fakta tersebut terbongkar setelah terjadi pertengkaran usai Lebaran Idul Fitri. Saat itulah, ia menemukan perbedaan data pada kartu identitas milik suaminya.

“KTP yang diberikan kepada saya sebagai syarat menikah tertulis lajang. Tapi kemudian saya menemukan KTP lain dengan alamat berbeda. Dari situ terungkap bahwa suami saya memiliki identitas ganda,” ujar Putri, Senin (4/5/2026).

Temuan itu menjadi titik balik. Dari sana, satu per satu fakta mulai terkuak.

Tak hanya soal identitas, kenyataan lain yang terungkap jauh lebih menyakitkan. Putri baru mengetahui bahwa suaminya telah memiliki istri dan anak sebelum menikah dengannya.

Load More