- Pelaksanaan Car Free Day tahap II di Palembang kini dinilai lebih tertib melalui pengawasan ketat petugas di lapangan.
- Penutupan jalan utama selama kegiatan CFD menghambat mobilitas pekerja harian serta memicu kemacetan di jalur alternatif kota.
- Pemerintah kota diminta mengevaluasi lokasi kegiatan agar tidak mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas di jalan utama.
SuaraSumsel.id - Pelaksanaan Car Free Day (CFD) tahap II di Palembang mulai menunjukkan perubahan. Penataan lebih rapi, pengawasan diperketat, dan arus pejalan kaki terlihat lebih tertib dibanding uji coba sebelumnya.
Namun di balik perbaikan itu, suara keluhan justru masih disampaikan warga yang tetap bekerja di hari Minggu, seperti pengemudi ojek online. Bagi mereka, CFD bukan sekadar ruang olahraga, tetapi juga hambatan dalam mencari nafkah.
Keluhan warga ramai bermunculan di media sosial. Salah satunya menyuarakan dampak langsung CFD terhadap pekerja harian.
“Kasian laki aku setiap hari Minggu dinas pagi lantak CFD ini. Kami hari Minggu masih cari makan.”
Ungkapan itu menggambarkan realitas sebagian warga yang tidak bisa menikmati hari bebas kendaraan karena tetap harus bekerja demi penghasilan.
Penutupan ruas jalan utama membuat mobilitas terbatas. Dampaknya terasa bagi pengemudi ojek online.
Rute perjalanan menjadi lebih panjang, waktu tempuh meningkat, dan order berkurang.
“Ini jalan umum, jadi susah yang kerja ojol cari uang,” tulis warganet lain.
Bagi pekerja sektor informal, kondisi ini langsung berimbas pada pendapatan harian.
Meski dinilai lebih tertib, persoalan kemacetan belum sepenuhnya hilang. Arus kendaraan yang dialihkan ke jalur alternatif masih menimbulkan kepadatan di sejumlah titik.
Baca Juga: PT KAI Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun Kertapati saat CFD Ampera Minggu Pagi
“Sudah tiga kali percobaan masih macet, artinya program ini belum bagus,” tulis komentar yang ramai dibagikan.
Kondisi ini memicu perdebatan antara manfaat CFD dan dampaknya terhadap lalu lintas kota.
Di sisi lain, pemerintah menilai pelaksanaan tahap kedua ini mengalami perbaikan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Supriyanto, mengatakan bahwa uji coba kali ini difokuskan untuk meminimalisir kemacetan.
“Uji coba kedua ini kita fokus meminimalisir potensi kemacetan. Petugas dari Dishub, Satpol PP bersama pihak kepolisian, serta didukung kecamatan dan kelurahan, kita turunkan langsung di lapangan,” ujarnya.
Menurut Agus, lebih dari 100 personel Dishub disebar di sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan Musi VI, Musi IV, Jembatan Ampera hingga titik-titik rawan kepadatan lainnya.
“Walaupun arus terpantau padat, namun tetap bisa terurai dengan baik berkat pengaturan yang maksimal,” tambahnya.
Berita Terkait
-
PT KAI Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun Kertapati saat CFD Ampera Minggu Pagi
-
Jembatan Ampera Ditutup Saat CFD Palembang Besok, Meluas ke Jakabaring: Ini Rute Alternatifnya
-
Pemprov Sumsel-Bank Sumsel Babel Gelar Pesta Rakyat UMKM dan Undian Super Grand Prize
-
Mengapa Makan Pempek Harus Pakai Tangan? Filosofi 'Wong Kito' yang Belum Banyak Diketahui
-
Tangis Pecah Saat Penangkapan di Kertapati, Tersangka Pembunuhan Bersimpuh Cuci Kaki Ibu
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
Terkini
-
BRIZZI ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Bawa Pulang Karya Lokal!
-
Bara dari Bumi, Jalan Menuju Kedaulatan Energi
-
BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar untuk Perkuat Akses Pembiayaan Perumahan
-
Nikmati Diskon 25% Produk Jus Buah Boost Pakai Promo BRI Kartu Kredit
-
Gugatan 25 Media di Palembang Tak Dapat Diterima, Hakim Nilai Perkara Prematur